Berita Pintu Gerbang, 27 April — Lebih dari 580 karyawan Google telah menandatangani surat terbuka yang mendesak CEO Sundar Pichai untuk memblokir Pentagon agar tidak menggunakan teknologi kecerdasan buatan perusahaan untuk aplikasi militer. Para penandatangan, termasuk lebih dari 18 staf senior mulai dari principal dan direktur hingga wakil presiden, menyebutkan kekhawatiran etis tentang sistem AI yang dikerahkan untuk senjata otonom mematikan.
Surat tersebut menuntut moratorium segera atas penerapan AI Google untuk tujuan militer, transparansi yang lebih besar terkait kontrak-kontrak Pentagon yang sudah ada, serta pembentukan dewan etika permanen dengan perwakilan karyawan untuk meninjau kemitraan militer di masa depan. Karyawan secara khusus menyampaikan kekhawatiran bahwa layanan komputasi awan perusahaan dan alat pembelajaran mesin dapat menjadi pemicu sistem senjata otonom mematikan. “Kami ingin melihat AI memberi manfaat bagi kemanusiaan; bukan melihatnya digunakan dengan cara yang tidak manusiawi atau sangat berbahaya,” tulis para penandatangannya.
Langkah ini mengikuti penarikan Google pada 2018 dari Project Maven, program Pentagon yang menggunakan AI untuk menganalisis rekaman video drone, yang dikutip karyawan sebagai preseden untuk menolak pekerjaan militer atas dasar etika. Pemberontakan karyawan mencerminkan ketegangan yang lebih luas di industri teknologi terkait kemitraan AI militer, terjadi di tengah bentrokan profil tinggi antara Pentagon dan Anthropic. Dalam peristiwa tersebut, Departemen Pertahanan menjatuhkan startup AI itu dua bulan lalu setelah perusahaan menolak untuk menghapus pembatasan kontraktual tentang pengawasan domestik dan penggunaan penuh senjata otonom.
Pentagon semakin memandang AI sebagai hal yang sentral untuk operasi militer di masa depan. Ketua Staf Gabungan Jenderal Dan Caine telah menggambarkan senjata otonom sebagai “bagian kunci dan penting dari segala yang akan kita lakukan” ke depan. Meskipun pemerintah AS berselisih dengan Anthropic, NSA dilaporkan telah diberikan akses ke Mythos Preview, model AI yang dibatasi Anthropic untuk sekelompok kecil peneliti dan organisasi keamanan siber.
Artikel Terkait
Reid Hoffman: NFT Bisa Kembali karena Agen AI Membutuhkan Kepercayaan Kripto
Scale AI Menerima Kontrak $500M Pentagon untuk Pemrosesan Data AI
xAI milik Elon Musk akan berganti nama menjadi SpaceXAI saat status sebagai perusahaan independen berakhir
IBM Memperluas Enterprise AI Suite dengan Alat Baru Berbasis Agen di Think 2026
Saham Hut 8 Melompat 30% dengan Sewa Pusat Data AI Senilai 9,8 miliar dolar AS