Menurut Business Insider yang mengutip dokumen internal dan dikonfirmasi oleh juru bicara Google, Google akan mengizinkan pelamar menggunakan asisten AI Gemini milik Google dalam putaran wawancara “code comprehension” mulai akhir tahun ini. Pelamar akan diminta membaca, melakukan debugging, dan mengoptimalkan codebase yang sudah ada dengan bantuan AI. Pewawancara akan menilai kemampuan kandidat menggunakan alat AI, termasuk prompt engineering, verifikasi hasil keluaran AI, dan kemampuan debugging kode.
Related News
Lowongan Pekerjaan AI Naik 50% saat Perang Bakat Asia Mengubah Lanskap Ketenagakerjaan
OpenAI Codex hadirkan ekstensi Chrome: dapat menguji Web App di browser, mengambil Context lintas halaman, dan berjalan paralel
OpenAI meluncurkan GPT-Realtime-2: menghadirkan penalaran GPT-5 ke dalam voice agent, dan meningkatkan context hingga 128K