Grayscale Mengidentifikasi 5 Jaringan Blockchain untuk Ekuitas Tokenisasi

ETH0,73%
SOL-1,05%
BNB-0,08%
AVAX-2,98%
CC0,73%

Grayscale mempublikasikan riset pada 9 Juli yang mengidentifikasi lima jaringan blockchain yang diposisikan untuk mendukung pasar ekuitas tokenisasi: Ethereum, Solana, BNB Chain, Avalanche, dan Canton Network. Kepala Riset Zach Pandl menguraikan tiga fase tokenisasi ekuitas, dengan setiap fase memberi manfaat pada infrastruktur blockchain yang berbeda. Wrapper pihak ketiga saat ini menyumbang lebih dari 70% saham tokenisasi berdasarkan kapitalisasi pasar, dan beroperasi terutama di Ethereum, Solana, serta BNB Chain. Di jaringan tersebut, saham tradisional dimasukkan ke special-purpose vehicles, dan investor menerima token yang mewakili klaim atas kendaraan tersebut, bukan kepemilikan langsung.

Grayscale Menguraikan Kerangka Tokenisasi Tiga Fase

Riset tersebut mengelompokkan tokenisasi ekuitas ke dalam tiga fase yang berbeda. Fase pertama melibatkan wrapper pihak ketiga, di mana saham tradisional ditempatkan ke dalam special-purpose vehicles dan investor menerima token yang mewakili klaim atas kendaraan itu, bukan kepemilikan langsung. Aset yang dibungkus (wrapped) ini beroperasi di Ethereum, Solana, dan BNB Chain, di mana aset tersebut dapat diperdagangkan dan diintegrasikan ke dalam aplikasi keuangan terdesentralisasi.

Pandl menyatakan bahwa setiap fase tokenisasi dapat memberi manfaat pada infrastruktur blockchain yang berbeda. Manajer aset kripto itu mencatat bahwa saham tokenisasi yang dibungkus merepresentasikan lebih dari 70% pasar ekuitas tokenisasi berdasarkan kapitalisasi.

Fase kedua berpusat pada program percontohan yang direncanakan oleh Depository Trust & Clearing Corporation. Grayscale mendeskripsikan pendekatan ini sebagai model entitlement, yang berbeda dari sistem berbasis wrapper yang menciptakan klaim melalui kendaraan terpisah. DTCC berencana menghadirkan sekuritas yang memenuhi syarat yang sudah ada ke blockchain melalui infrastruktur pasca-perdagangan yang teregulasi, alih-alih menerbitkan versi pengganti.

Fase ketiga melibatkan tokenisasi yang didukung oleh penerbit (issuer-sponsored tokenization), di mana perusahaan menerbitkan sekuritas secara native di blockchain. Grayscale menyatakan model ini memiliki potensi terbesar dalam jangka panjang dan dapat menguntungkan Ethereum, Solana, dan Avalanche. Perusahaan itu menambahkan bahwa adopsi yang lebih luas masih memerlukan kejelasan regulasi tambahan.

DTCC Memilih Canton Network untuk Pilot Teregulasi

Canton Network akan menjadi blockchain pertama yang digunakan dalam pilot tokenisasi DTCC. Pandl menulis bahwa tokenisasi pasar ekuitas sedang berkembang dalam tiga fase, dengan tiap fase mendorong nilai ke jenis infrastruktur blockchain yang berbeda.

Pilot DTCC merepresentasikan fase model entitlement, di mana sekuritas yang memenuhi syarat yang sudah ada dibawa ke blockchain melalui infrastruktur pasca-perdagangan yang teregulasi. Grayscale menyatakan pilot ini dapat membantu menentukan peran Canton Network di samping blockchain publik yang mendukung aset tokenisasi.

Securitize Memelopori Tokenisasi Saham yang Didukung Penerbit

Securitize menjadi perusahaan publik pertama yang men-tokenisasi saham biasa miliknya sendiri saat pencatatan di New York Stock Exchange. Ini merepresentasikan fase ketiga tokenisasi ekuitas yang diidentifikasi oleh Grayscale, di mana perusahaan menerbitkan sekuritas secara native di blockchain.

Pandl menyatakan bahwa jaringan blockchain yang paling siap untuk memanfaatkan pertumbuhan tokenisasi mencakup Ethereum, Solana, BNB Chain, Avalanche, dan Canton Network. Grayscale memperkirakan wrapper, model entitlement milik DTCC, dan penerbitan yang didukung oleh penerbit akan hidup berdampingan selama bertahun-tahun.

FAQ

Jaringan blockchain apa saja yang diidentifikasi Grayscale untuk ekuitas tokenisasi?

Grayscale mengidentifikasi lima jaringan blockchain yang diposisikan untuk mendukung pasar ekuitas tokenisasi: Ethereum, Solana, BNB Chain, Avalanche, dan Canton Network. Kepala Riset Zach Pandl menyatakan bahwa jaringan-jaringan ini paling siap memanfaatkan pertumbuhan tokenisasi.

Apa saja tiga fase tokenisasi ekuitas yang diuraikan Grayscale?

Tiga fase tersebut adalah: wrapper pihak ketiga (di mana saham tradisional ditempatkan ke special-purpose vehicles), model entitlement milik DTCC (membawa sekuritas yang sudah ada ke blockchain melalui infrastruktur teregulasi), serta tokenisasi yang didukung penerbit (di mana perusahaan menerbitkan sekuritas secara native di blockchain). Grayscale memublikasikan kerangka ini dalam riset pada 9 Juli.

Peran apa yang dimainkan DTCC dalam tokenisasi berbasis blockchain?

DTCC berencana membawa sekuritas yang memenuhi syarat yang sudah ada ke blockchain melalui infrastruktur pasca-perdagangan yang teregulasi dalam sebuah program percontohan. Canton Network akan menjadi blockchain pertama yang digunakan dalam pilot tokenisasi DTCC, yang merepresentasikan fase model entitlement di mana sekuritas dibawa ke blockchain, bukan diganti dengan token wrapper.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar