Hezbollah Menuduh Israel Bertanggung Jawab Penuh atas Pelanggaran Gencatan Senjata pada 20 Juni

Menurut Jin10 Data, Hezbollah menyatakan pada 20 Juni bahwa Israel memikul tanggung jawab penuh atas pelanggaran perjanjian gencatan senjata yang diumumkan sehari sebelumnya, menyusul serangan udara Israel di Lebanon selatan dan timur. Hezbollah mengatakan serangan yang masih berlangsung itu tidak lagi sekadar pelanggaran gencatan senjata, melainkan merupakan “agresi telanjang” dan kelanjutan perang, sehingga menempatkan seluruh tanggung jawab pada otoritas Israel.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar