Hillary Clinton: Kesepakatan Iran Bisa Jadi “Serangan Mematikan” Secara Politik bagi Netanyahu

Menurut Jin10 Data, pada 17 Juni, mantan Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton mengatakan bahwa Perdana Menteri Israel Netanyahu memandang perang sebagai tameng untuk posisi politiknya, yang menghadapi tekanan dari berbagai arah. Clinton menyarankan bahwa Netanyahu menggunakan konflik untuk menekan pihak oposisi dan menyatukan bangsa di belakangnya.

Clinton menambahkan bahwa kesepakatan nuklir Iran bisa menjadi “tamparan maut” bagi Netanyahu secara politik, yang pada akhirnya menggerogoti fondasi politiknya dan berpotensi membuka jalan bagi kekalahannya dalam pemilihan.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar