Konferensi Huawei South Africa Connect 2026 Mengundang 2.900 Pemimpin untuk Mengeksplorasi AI Scaling di Berbagai Industri

Menurut Huawei, 2.900 pemimpin pemerintah dan industri berkumpul hari ini di Huawei South Africa Connect 2026 untuk membahas bagaimana AI dan infrastruktur digital cerdas dapat membantu organisasi-organisasi di Afrika Selatan mengadopsi AI secara berskala. Afrika Selatan menempati peringkat pertama di Sub-Sahara Afrika untuk kesiapan AI.

Solly Malatsi, Menteri Departemen Komunikasi dan Teknologi Digital, membuka acara tersebut dan menyerukan kemitraan yang lebih erat antara pemerintah dan industri untuk memperluas akses ke ekonomi digital Afrika Selatan. Ia menyatakan bahwa AI harus dipandang sebagai “salah satu peluang terbesar pada zaman kita untuk mengatasi beberapa tantangan pembangunan yang paling mendesak.”

Kui Zheng, Deputi Manajer Umum Huawei Afrika Selatan, menyoroti potensi ekonomi AI, seraya mengatakan teknologi tersebut dapat berkontribusi antara R1 triliun dan R1,4 triliun terhadap ekonomi Afrika Selatan pada tahun 2030 serta menciptakan hingga 400.000 lapangan kerja baru. Implementasinya sudah berjalan secara lokal, termasuk sistem keamanan jalur kereta yang memangkas pencurian kabel hingga 80 persen.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar