Ketua Hyundai Motor Group, Chung Euisun, menekankan pada tanggal 24 (waktu setempat) di sebuah AI Summit di San Francisco bahwa kolaborasi dengan perusahaan BigTech harus menjadi fondasi bagi pertumbuhan industri Physical AI Korea. Chung menyatakan bahwa kerja sama dengan NVIDIA, Waymo, dan DeepMind merupakan proses menciptakan ekosistem inovasi baru di era Physical AI dengan menggabungkan kapabilitas manufaktur Hyundai Motor Group, teknologi robotika, dan kekuatan data dengan keunggulan BigTech. Ketua tersebut menguraikan rencana yang mencakup produksi kendaraan otonom di pabrik Georgia hingga investasi skala besar di kawasan Saemangeum dan Yeongnam.
Hyundai Mendefinisikan Visi Physical AI sebagai Kecerdasan Terintegrasi Level Kota
Chung mendefinisikan visi Physical AI Hyundai Motor Group sebagai langkah dari kecerdasan perangkat individual seperti mobil dan robot, melalui kecerdasan spasial yang mencakup pabrik AI, hingga pada akhirnya mewujudkan kecerdasan terintegrasi level kota di mana seluruh infrastruktur perkotaan beroperasi secara terhubung secara organik. Ia menekankan bahwa grup memiliki daya saing manufaktur kelas dunia dan robot mutakhir yang berpusat pada Boston Dynamics untuk mewujudkan visi ini.
Rencana Pabrik Georgia: Produksi IONIQ 5 Otonom untuk Layanan Robotaksi Waymo
Hyundai Motor Group memperluas cakupan kerja samanya dengan NVIDIA melalui kemitraan menyeluruh yang mencakup infrastruktur AI dan pengemudian otonom. Grup tersebut mengembangkan solusi pengemudian otonom yang lebih canggih dengan menggabungkan semikonduktor otomotif dan arsitektur NVIDIA dengan platform kendaraan Hyundai Motor Group. Chung menyebutkan bahwa pabrik Georgia menargetkan memproduksi kendaraan IONIQ 5 dengan spesifikasi khusus untuk pengemudian otonom, dan kendaraan-kendaraan ini akan dikerahkan dalam layanan robotaksi Waymo.
Boston Dynamics dan DeepMind Berkolaborasi untuk Komersialisasi Humanoid
Di sektor robotika, Boston Dynamics dan DeepMind berkolaborasi. Chung menyampaikan harapan bahwa perpaduan teknologi dari kedua perusahaan dapat mempercepat tenggat komersialisasi humanoid kelas dunia. Hyundai juga mengumumkan rencana untuk secara bersama membangun robot reference platform dengan NVIDIA. Melalui platform ini, grup menargetkan menciptakan lingkungan agar akademisi dan perusahaan dapat secara bebas mengembangkan serta memverifikasi pada perangkat keras dan perangkat lunak yang distandarkan. Chung menyatakan bahwa talenta Physical AI tingkat teratas dapat dikembangkan di dalam negeri melalui ekosistem ini.
Hyundai Mengumumkan Rencana Investasi Hyundai Saemangeum AI Valley dan Kawasan Yeongnam
Chung memperkenalkan rencana investasi skala besar yang mencakup dari Saemangeum hingga Yeongnam. Ia menyatakan bahwa Hyundai mendorong pembentukan Saemangeum AI Valley, yang mencakup manufaktur robot dan infrastruktur hidrogen, berdasarkan energi terbarukan yang melimpah, sistem yang andal, serta infrastruktur di Saemangeum. Ia menambahkan bahwa di kawasan Yeongnam, grup akan memperluas investasi pada bisnis baru termasuk Advanced Air Mobility (AAM), ruang angkasa, dan Small Modular Reactors (SMR), sekaligus uji coba inovasi manufaktur berbasis AI berdasarkan mobilitas masa depan.
FAQ
Apa yang ditekankan Ketua Hyundai Chung di AI Summit di San Francisco?
Chung Euisun menekankan pada tanggal 24 (waktu setempat) di AI Summit di San Francisco bahwa hasil kolaborasi dengan perusahaan BigTech termasuk NVIDIA, Waymo, dan DeepMind harus menjadi fondasi bagi pertumbuhan industri Physical AI Korea.
Rencana produksi kendaraan otonom apa yang diumumkan Hyundai untuk pabrik Georgia?
Hyundai mengumumkan bahwa pabrik Georgia akan memproduksi kendaraan IONIQ 5 dengan spesifikasi khusus untuk pengemudian otonom, yang akan dikerahkan dalam layanan robotaksi Waymo.
Rencana investasi apa yang diuraikan Hyundai untuk Korea?
Hyundai menguraikan rencana untuk membentuk Saemangeum AI Valley yang mencakup manufaktur robot dan infrastruktur hidrogen, serta untuk memperluas investasi di kawasan Yeongnam yang mencakup mobilitas masa depan, Advanced Air Mobility (AAM), ruang angkasa, dan Small Modular Reactors (SMR).