Hyundai Mobis mengungkapkan pada 23 Juli bahwa laba operasi konsolidasinya pada Q2 2025 naik 12,09% year-over-year menjadi 975,2 miliar won, sementara pendapatan meningkat 2,44% menjadi 16,3247 triliun won, sekaligus mencatat rekor kuartalan. Bisnis layanan purnajual (A/S) mendorong profitabilitas meski volume produksi lemah pada klien pabrikan otomotif. Industri otomotif menghadapi perlambatan selama periode tersebut, dengan penurunan output pada pelanggan inti Hyundai Mobis.
Hyundai Mobis Mencatat Pendapatan 16,3247 Triliun Won di Q2
Laba operasi Hyundai Mobis pada Q2 sebesar 975,2 miliar won melampaui konsensus analis sebesar 906,3 miliar won yang disusun oleh Yonhap Infomax selama sebulan terakhir. Pendapatan sebesar 16,3247 triliun won berada di bawah prakiraan 16,7295 triliun won. Laba bersih mencapai 1,0602 triliun won, naik 13,47% year-over-year.
Untuk paruh pertama 2025, total pendapatan kumulatif mencapai 31,8852 triliun won dan laba operasi mencapai 1,7778 triliun won, yang masing-masing mencerminkan pertumbuhan year-over-year sebesar 3,9% dan 8,0%.
Segmen A/S Menyumbang Laba Operasi 953,4 Miliar Won
Segmen modul dan komponen inti mencatat pendapatan Q2 sebesar 12,8942 triliun won, naik 2,3% year-over-year, tetapi laba operasinya anjlok 48,2% menjadi 21,8 miliar won. Penurunan volume produksi pada klien pabrikan otomotif menyebabkan penjualan segmen elektrifikasi turun tipis, sementara tekanan biaya semikonduktor memori masih berlanjut. Peningkatan penjualan ke pabrikan otomotif luar negeri dan bertambahnya pasokan komponen elektronik bernilai tinggi mengimbangi tantangan tersebut, sehingga memungkinkan pertumbuhan pendapatan.
Segmen A/S mencatat pendapatan Q2 sebesar 3,4304 triliun won, naik 3%, dan laba operasi sebesar 953,4 miliar won, naik 15,1%. Divisi A/S menyumbang sebagian besar laba operasi total. Nilai tukar mata uang asing yang menguntungkan serta pengembalian bea masuk sekali waktu berkontribusi pada hasil tersebut.
Pesanan non-tangkapan (non-captive) berjumlah 740 juta dolar AS secara year-to-date hingga Q2, setara 8,2% dari target tahunan.
Hyundai Mobis mengeksekusi investasi penelitian dan pengembangan (R&D) sebesar 950,8 miliar won pada paruh pertama untuk mengamankan teknologi mobilitas inti. Ini setara sekitar 44% dari rencana R&D tahunan sebesar 2,1631 triliun won.
Hyundai Mobis Mengumumkan Dividen Interim 1.500 Won dan Buyback 500 Miliar Won
Hyundai Mobis terus melakukan upaya pengembalian kepada pemegang saham di bawah kebijakan jangka menengah hingga panjangnya. Dividen interim ditetapkan sebesar 1.500 won per saham, dengan tanggal pencatatan pada 10 Agustus.
Dari Mei hingga Juli, perusahaan membeli sekitar 910.000 saham treasuri senilai 500 miliar won. Saham-saham ini dijadwalkan untuk dibatalkan pada Agustus.
FAQ
Berapa laba operasi Hyundai Mobis pada Q2 2025?
Hyundai Mobis melaporkan laba operasi konsolidasinya pada Q2 2025 sebesar 975,2 miliar won, naik 12,09% year-over-year.
Segmen bisnis mana yang paling berkontribusi terhadap laba Hyundai Mobis di Q2?
Segmen layanan purnajual (A/S) menghasilkan laba operasi 953,4 miliar won, menyumbang sebagian besar laba operasi Q2 total, sementara segmen modul dan komponen inti hanya mencatat 21,8 miliar won.
Langkah pengembalian kepada pemegang saham apa yang diumumkan Hyundai Mobis?
Hyundai Mobis menetapkan dividen interim sebesar 1.500 won per saham dengan tanggal pencatatan 10 Agustus, serta membeli 910.000 saham treasuri senilai 500 miliar won dari Mei hingga Juli untuk dibatalkan pada Agustus.