Menurut analis sekuritas Korea, pendapatan kuartal kedua 2026 Hyundai Motor diperkirakan sekitar 49,5 triliun won, mendekati pencapaian bersejarah 50 triliun won bagi perusahaan non-semikonduktor. Namun, laba operasional diprediksi turun 12,9% year-over-year menjadi 3,1 triliun won, tertekan oleh gangguan rantai pasokan dan pergerakan mata uang yang tidak menguntungkan.
Proyeksi analis berbeda tajam soal arah saham. Kiwoom Securities menurunkan target harganya menjadi 700.000 won, dengan alasan kesulitan pemulihan laba tahun ini, sementara DS Investment Securities menaikkan targetnya menjadi 840.000 won, menekankan potensi revaluasi yang didorong oleh bisnis robotika perusahaan serta aset data industri yang telah terkumpul.