Menurut Herald Economics, saham Hyundai Motor anjlok hingga 399.000 KRW hari ini (21 Juli), menandai penurunan 49,61% dari titik tertinggi sepanjang masa sebesar 783.000 KRW yang dicatat enam bulan sebelumnya. Aksi jual tajam itu dipicu oleh arus keluar besar dari investor asing, dengan kepemilikan internasional merosot dari 35,95% menjadi 25,17% pada akhir tahun, sementara investor luar negeri telah melepas saham senilai 10,88 triliun KRW sepanjang tahun ini.
Proyeksi laba kuartal kedua juga ikut diturunkan. KB Securities dan Mirae Asset Securities masing-masing memperkirakan laba operasi Q2 sebesar 2,71 triliun KRW dan 2,86 triliun KRW, keduanya berada di bawah estimasi konsensus sebesar 3,02 triliun KRW. Penurunan proyeksi tersebut mencerminkan gangguan produksi akibat kebakaran pemasok komponen pada Maret serta gangguan pasokan di pabrik Turki.