Menurut Semafor, Presiden Trump mengumumkan pada 18 Juni bahwa Apple telah setuju untuk bekerja sama dengan Intel dalam merancang dan memproduksi chip di Amerika Serikat. Pengumuman itu membuat saham Intel melonjak 10,64% hingga ditutup pada $133,99, sementara Indeks Semikonduktor Philadelphia naik lebih dari 6,7% ke level tertinggi sepanjang masa.
Namun, sumber yang berbicara kepada Semafor mengatakan sebagian eksekutif Intel tidak mengetahui pengumuman Trump sebelumnya dan menyatakan terkejut atas pengungkapan tersebut. Apple dan Intel telah berdiskusi mengenai kerja sama manufaktur domestik selama berbulan-bulan, tetapi status kesepakatan saat ini masih belum terkonfirmasi, dan tidak ada satu pun perusahaan yang secara resmi mengumumkan rincian kemitraan.