Pada 11 Mei, Iran mengusulkan agar AS mencabut sanksi atas penjualan minyaknya dalam waktu 30 hari, tetapi Presiden Trump menolak usulan itu dengan menyebutnya “sepenuhnya tidak dapat diterima.” Penolakan ini meningkatkan risiko gangguan pasokan di tengah ketegangan regional yang masih berlangsung. Barclays dan Citi mempertahankan proyeksi Brent pada masing-masing $100 dan $120 per barel, sementara Fitch memprediksi harga akan bertahan di kisaran $100–$110 per barel hingga Juli jika Selat Hormuz tetap diblokir.
Related News
Blokade internet Iran merugikan 250 juta dolar AS per hari, Menteri Komunikasi menentang sistem "daftar putih"
KOSPI Korea Selatan dibuka naik 3,67% dan mencetak rekor tertinggi baru, SK Hynix melonjak 9,61% memimpin kenaikan, saham Asia beragam
Netanyahu: Perang dengan Iran “belum selesai”, Trump menolak proposal terbaru Iran, harga minyak rebound