Iran Mengancam Akan Menuntut Raksasa Teknologi atas Akses Kabel Bawah Laut di Selat Hormuz

GateNews

Menurut Odaily (Jin10), Iran baru-baru ini mengancam akan mengenakan biaya kepada perusahaan teknologi multinasional yang menggunakan kabel komunikasi bawah laut yang melintasi Selat Hormuz dan Teluk Persia, atau berisiko mengganggu transmisi data. Google, Microsoft, dan Amazon disebut sebagai perusahaan yang menjadi target. Kabel-kabel tersebut menyalurkan sebagian besar data internet dan finansial antara Eropa, Asia, dan Timur Tengah, serta berfungsi sebagai infrastruktur penting bagi sistem digital global.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar