Ketua Parlemen Iran Menuntut AS Mengakui Rezim Baru di Selat Hormuz pada 8 Juli

Menurut media resmi Iran, pada 8 Juli Ibrahim Azizi, ketua Komite Parlemen Iran untuk Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri, menuntut agar Amerika Serikat mengakui rezim Iran yang baru di Selat Hormuz. Pernyataan tersebut menyusul pengumuman dari Garda Revolusi Iran tentang serangan yang menargetkan fasilitas militer Amerika di wilayah tersebut, yang dikatakan ketua komite sebagai tanggapan awal terhadap agresi AS. "Tidak ada alternatif: rezim Iran yang baru di Selat Hormuz harus diakui," kata Azizi.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar