Menurut laporan, harga futures bijih besi naik di atas 770 yuan per ton, mencapai level tertinggi dalam satu minggu, didorong oleh data ekonomi Tiongkok yang lebih kuat dari perkiraan. PDB Tiongkok kuartal I tumbuh 5% year-over-year, melampaui 4,5% pada kuartal sebelumnya dan ekspektasi pasar 4,9%. Perkembangan geopolitik turut mendukung pasar, karena Washington dan Teheran dilaporkan mempertimbangkan untuk memperpanjang perjanjian gencatan senjata dua minggu guna memberi lebih banyak waktu untuk perundingan. Namun, Selat Hormuz masih mengalami blokade ganda dan secara efektif tertutup, mengganggu arus perdagangan serta membatasi pengiriman logam ke wilayah Teluk, pasar utama bagi ekspor baja Tiongkok.
Related News
Bittensor Menguat Setelah Pengajuan ETF karena Modal Mengincar Token Baru
Harga SHIB Stabil saat Leverage yang Lebih Rendah Mendukung Pemulihan
Prediksi Polymarket yang tengah jadi sorotan: berapa harga emas pada akhir Juni?