Menurut analis IG Australia, Tony Sycamore, yen Jepang menyentuh titik terendah 40 tahun terhadap dolar AS pada Kamis (24 Juli), mendekati level 165 yang sangat diperhatikan. Yen telah melemah sekitar 0,9% sepanjang pekan ini, sekaligus menjadi kinerja terburuknya sejak Mei setelah intervensi pasar valuta asing Jepang berskala rekor.
Sebelumnya, pejabat senior Jepang memperingatkan potensi intervensi pasar jika diperlukan, namun pasar sebagian besar mengabaikan peringatan tersebut. Dengan selisih suku bunga antara AS dan Jepang yang tetap signifikan, analis memperkirakan yen akan terus melemah menuju angka 165 meski ada kemungkinan kenaikan suku bunga BOJ.