Menurut Jin10, Kioxia mengumumkan rencana untuk listing di AS pada 15 Mei, sementara produsen chip memori Jepang itu melaporkan laba operasi rekor sebesar 596,8 miliar yen (3,73 miliar dolar AS) untuk kuartal yang berakhir pada Maret. Perusahaan memperkirakan laba operasi 1,3 triliun yen (8,2 miliar dolar AS) untuk kuartal yang berakhir Juni, melampaui ekspektasi analis. Lonjakan tersebut mencerminkan meningkatnya permintaan chip memori akibat tingginya kebutuhan operator pusat data skala besar yang membangun infrastruktur AI. Saham Kioxia telah naik sekitar 300% sejak awal 2026.
Related News
Brookfield Memegang $2B dalam Saham SpaceX Pra-IPO
Cerebras IPO menggalang 5,55 miliar dolar AS, nilai pasar hari pertama mencapai 95 miliar
IPO Cerebras hari pertama melonjak 68%, penawaran lebih 20 kali lipat menantang posisi dominan Nvidia