Kukkiwon secara resmi meluncurkan sistem sertifikasi digital berbasis blockchain bernama Kukkiwon Digital ID, yang memungkinkan praktisi dan instruktur Taekwondo mengakses sertifikat poom dan dan langsung melalui smartphone. Aplikasi seluler ini menggunakan teknologi Decentralized Identity (DID) untuk menggantikan sertifikat kertas tradisional dan kartu identitas berbahan plastik, sekaligus mengatasi masalah yang sudah lama terjadi, termasuk risiko kerusakan, kehilangan, pemalsuan, dan paparan informasi pribadi. Aplikasi ini kini tersedia di Google Play Store dan Apple App Store.
Sistem baru yang diperkenalkan memanfaatkan blockchain dan teknologi identitas terdesentralisasi untuk memperkuat keamanan sertifikat serta meningkatkan keandalan verifikasi. Menurut Kukkiwon, pengguna dapat menerima 13 kualifikasi poom dan dan yang berbeda melalui platform, mencakup sertifikasi poom tingkat pertama hingga keempat serta dan tingkat pertama hingga kesembilan. Selain itu, platform menyediakan akses digital ke 14 sertifikasi terpisah yang terhubung dengan World Taekwondo Academy.
Aplikasi seluler memungkinkan pengguna menyimpan dan mengakses kredensial kualifikasi secara aman tanpa bergantung pada dokumentasi fisik. Peralihan ini menandai modernisasi besar dalam pengelolaan kualifikasi Taekwondo dan efisiensi administrasi di seluruh komunitas olahraga bela diri.
Komponen utama dari sistem baru ini melibatkan verifikasi kualifikasi berbasis kode QR, yang memungkinkan pengguna mengautentikasi sertifikasi langsung dalam lingkungan seluler. Fungsionalitas ini menyederhanakan proses verifikasi di dojang, turnamen, dan titik pemeriksaan institusional, sekaligus meningkatkan kenyamanan bagi praktisi, instruktur, dan administrator selama kompetisi, sesi latihan, dan prosedur administrasi resmi.
Pejabat Kukkiwon menyatakan bahwa transformasi digital ini dimaksudkan untuk memperkuat standar perlindungan informasi pribadi. Dengan memindahkan sertifikasi ke lingkungan penyimpanan digital yang aman, organisasi bertujuan mengurangi risiko yang terkait dengan dokumen yang hilang dan akses tanpa izin ke data pengguna yang sensitif.
Yoon Ung-seok dilaporkan menjelaskan bahwa penerapan sertifikat poom dan dan digital dapat menjadi titik balik besar dalam meningkatkan kredibilitas dan keandalan sistem kualifikasi Taekwondo.
Kukkiwon menyebutkan bahwa layanan tertaut tambahan mungkin diperkenalkan setelah ekosistem sertifikat digital stabil. Organisasi ini dilaporkan sedang meninjau pengembangan kerangka administrasi yang dapat diakses secara global untuk mendukung operasi Taekwondo internasional secara lebih efisien.
Para analis mencatat bahwa inisiatif ini mencerminkan tren yang berkembang di kalangan organisasi olahraga dan institusi pendidikan yang mengadopsi sistem kredensial berbasis blockchain untuk verifikasi digital yang aman. Dengan mengintegrasikan infrastruktur identitas terdesentralisasi ke dalam pengelolaan sertifikasi olahraga bela diri, Kukkiwon tampaknya sedang memposisikan diri di garis depan transformasi digital dalam sektor administrasi olahraga global.