CEO Life Asset Management Memprediksi Volatilitas Tinggi Multi-Tahun di Saham Korea

Kang Dae-kwon, CEO Life Asset Management, menyatakan dalam wawancara 4 Juli bahwa saham Korea akan mengalami volatilitas ekstrem selama beberapa tahun. CEO tersebut mengaitkan hal ini dengan kenaikan KOSPI hampir 100% tahun ini, yang memaksa investor asing dan institusi mengurangi posisi untuk rebalancing portofolio sementara partisipasi investor ritel meningkat. Kang, yang mengelola aset senilai lebih dari 4 triliun won dan penerima penghargaan 'Manajer Dana Terbaik Tahun Ini' di Korea Fund Awards 2024, mencatat bahwa pasar global mencatat kenaikan minimal dibandingkan lonjakan Korea, sehingga menciptakan tekanan jual wajib di kalangan pengalokasi aset.

Volatilitas Harian KOSPI Diperkirakan Berlangsung Selama Beberapa Tahun

Kang menyatakan bahwa fluktuasi indeks harian sebesar 4-5% akan menjadi rutinitas dan berlangsung selama beberapa tahun. Ia menjelaskan bahwa saat KOSPI naik setajam ini, tekanan ambil untung meningkat, sementara investor asing dan institusi harus menjual karena kewajiban rebalancing meskipun fundamental kuat. CEO tersebut mencatat bahwa pasar beralih ke investor ritel yang bereaksi terhadap kondisi pasar, mengurangi proporsi investor yang secara konsisten menoleransi volatilitas.

Samsung Electronics dan SK Hynix Diperdagangkan pada PER 6-7x

Kang menyatakan bahwa Samsung Electronics dan SK Hynix tetap undervalued pada PER 6-7x meskipun ada apresiasi harga yang signifikan. Ia menjelaskan bahwa struktur industri semikonduktor telah berubah dari permintaan siklikal yang digerakkan konsumen (PC, mobile) menjadi kontrak jangka panjang dengan perusahaan teknologi besar sebagai pembeli utama. CEO tersebut menyatakan bahwa permintaan token AI itu sendiri undervalued dan membandingkan pergeseran ini dengan revolusi industri, menunjukkan potensi permintaan melebihi level investasi saat ini. Ia menyatakan bahwa Samsung Electro-Mechanics diperdagangkan pada PER 60-70x, mempertanyakan apakah fundamentalnya melampaui Samsung Electronics, dan mencatat kekhawatiran valuasi serupa untuk saham terkait komunikasi optik dan turbin gas.

Stimulus Fiskal Korea dan Bonus Semikonduktor untuk Mendukung Saham Domestik

Kang menyatakan bahwa Korea mempertahankan penghematan fiskal yang relatif lama dan memperkirakan pelonggaran fiskal mulai paruh kedua. Ia menyatakan bahwa mesin pertumbuhan domestik yang dipimpin pemerintah dapat aktif, dengan ekonomi domestik berpotensi membaik lebih lanjut tahun depan dan seterusnya. CEO tersebut mencatat bahwa proyeksi laba perusahaan semikonduktor mendekati skala anggaran tahunan Korea, dan bonus kinerja dari laba ini dapat menyebarkan kehangatan ke ekonomi domestik. Ia menyatakan bahwa saham perusahaan induk yang diperdagangkan di bawah nilai asetnya mewakili peluang lain, karena banyak yang tetap undervalued relatif terhadap kepemilikan aset mereka.

Korea Mencatat Pengurangan Saham Bersih Pertama Kalinya Sementara Pasar AS Hadapi Dilusi

Kang menyatakan bahwa pasar saham Korea mencatat pengurangan bersih tahunan pertama dalam jumlah saham tahun lalu, dengan pembelian kembali dan pembatalan saham melebihi penerbitan baru dari IPO, peningkatan modal, dan obligasi konversi. Ia menyatakan bahwa imbal hasil pemegang saham melebihi dilusi ekuitas untuk pertama kalinya sejak pendirian negara. Sebaliknya, ia menyatakan bahwa S&P 500 bergerak ke arah yang berlawanan, dengan Google dan Meta melakukan peningkatan modal rekor untuk investasi AI dan SpaceX menyelesaikan IPO-nya, secara signifikan memperluas total jumlah saham. Ia menyatakan bahwa Anthropic dan OpenAI juga menunggu untuk listing. CEO tersebut menyatakan bahwa frasa "saham Korea tidak boleh dipegang jangka panjang" dan "trading jangka pendek efektif" kini mungkin berlaku untuk pasar AS, sementara pasar saham Korea kini dapat berfungsi sebagai pasar yang cocok untuk aset pensiun dan dana pensiun. Mengenai suku bunga, Kang menyatakan bahwa rally Korea didasarkan pada laba daripada valuasi, sehingga kurang sensitif terhadap suku bunga secara langsung, tetapi memperingatkan bahwa jika perusahaan teknologi besar menghadapi kesulitan penggalangan modal akibat tekanan suku bunga, hal itu pada akhirnya dapat memengaruhi siklus laba perusahaan Korea. Ia menyatakan bahwa Jepang saat ini menghabiskan 20% dari total anggarannya hanya untuk pembayaran bunga, dan bahkan sedikit kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah akan membutuhkan porsi anggaran yang substansial untuk pembayaran utang.

FAQ

Mengapa pasar saham Korea mengalami volatilitas ekstrem? Kang Dae-kwon menyatakan bahwa kenaikan KOSPI hampir 100% tahun ini memaksa investor asing dan institusi mengurangi posisi untuk rebalancing portofolio sementara partisipasi investor ritel meningkat, menciptakan fluktuasi indeks harian sebesar 4-5% yang akan berlangsung selama beberapa tahun.

Bagaimana prospek Kang Dae-kwon untuk saham domestik Korea? Kang menyatakan bahwa Korea memperkirakan pelonggaran fiskal mulai paruh kedua, dengan mesin pertumbuhan domestik yang dipimpin pemerintah berpotensi aktif, dan bonus kinerja perusahaan semikonduktor yang mendekati skala anggaran tahunan Korea dapat mendukung ekonomi domestik.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar