Menurut TechCrunch, Lime mengajukan penawaran umum perdana (IPO) di AS ke Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) pada 8 Mei 2026, dan berencana mencatatkan sahamnya di Nasdaq dengan ticker LIME. Perusahaan persewaan sepeda listrik dan skuter berbasis di San Francisco itu melaporkan pendapatan sebesar $886,7 juta pada 2025, naik dari $686,6 juta pada 2024 dan $521 juta pada 2023, meski mencatat rugi bersih sebesar $59,3 juta tahun lalu. Lime menghasilkan arus kas bebas (free cash flow) sebesar $104 juta pada 2025. Uber, yang mendukung perusahaan melalui kesepakatan 2020 yang mengintegrasikan kendaraan Lime ke dalam aplikasi Uber, memiliki saham 29% dan menyumbang 14,3% pendapatan Lime.
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke
Penafian.