Menurut Macro Research Board, saham AS dan saham teknologi menunjukkan karakteristik gelembung, dengan firma riset tersebut memperingatkan bahwa investor mungkin menghadapi ujian pasar yang berat dalam 6 hingga 12 bulan ke depan. Strategis Peter Perkins mencatat bahwa indikator sentimen investor menunjukkan pasar modal telah memperhitungkan optimisme tinggi terhadap prospek ekonomi, dengan saham teknologi dan semikonduktor menghadapi ujian nyata begitu bank sentral menaikkan suku bunga dan imbal hasil obligasi meningkat lebih tinggi.
Macro Research Board merekomendasikan untuk menambah eksposur ke pasar negara berkembang, Jepang, dan zona euro sambil secara moderat mengurangi alokasi saham AS. Dalam portofolio multi-aset, firma tersebut menyarankan untuk meningkatkan posisi kas, mempertahankan eksposur saham netral, dan mengurangi kepemilikan obligasi dengan beralih ke sekuritas berdurasi lebih pendek seperti Treasury AS bertenor 2 tahun daripada obligasi jangka panjang.