Menurut Jin10 Futures, berjangka minyak sawit mentah Bursa Malaysia Derivatives Malaysia dapat dibuka lebih tinggi pada Senin, 22 Juni, didukung oleh prospek permintaan biofuel yang lebih kuat dan rebound pada minyak mentah internasional. Kontrak acuan September 2026 naik 1,57% menjadi 1.122,7 USD per metrik ton pada Jumat. Futures minyak mentah Brent naik 0,72 USD menjadi 80,57 USD per barel pada Jumat dan melonjak lebih lanjut pada Senin setelah Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz.
Rencana Indonesia untuk menerapkan mandat pencampuran biodiesel B50 mulai 1 Juli diperkirakan akan meningkatkan konsumsi minyak sawit domestik dan memperketat pasokan ekspor, sehingga selanjutnya mendukung futures minyak sawit.