Mastercard mengumumkan rencana untuk mendukung penyelesaian on-chain 24/7 menggunakan stablecoin yang teregulasi, termasuk RLUSD milik Ripple, yang memungkinkan penyelesaian pada akhir pekan, hari libur, serta di luar jam operasional perbankan tradisional. Perusahaan pembayaran itu menyatakan tujuannya adalah meningkatkan manajemen likuiditas dan mendukung arus pembayaran yang lebih cepat. Langkah ini memperluas strategi blockchain Mastercard dan memperkuat peran stablecoin dalam infrastruktur pembayaran global, sekaligus menjadi tonggak lain bagi RLUSD kurang dari dua tahun setelah peluncurannya.
Mastercard Memperluas Penyelesaian untuk Mencakup Enam Stablecoin Teregulasi
Mastercard akan memperkenalkan opsi penyelesaian intrahari, akhir pekan, dan hari libur di seluruh jaringannya secara global. Layanan ini akan mendukung mata uang fiat tradisional dan stablecoin teregulasi. Aset yang didukung meliputi USDC, PYUSD, USDG, USDP, RLUSD, dan SoFiUSD. Stablecoin-stablecoin ini akan beroperasi di beberapa jaringan blockchain, termasuk Ethereum, Solana, Polygon, Base, Arbitrum, XRPL, Canton, dan Tempo.
Raj Dhamodharan, Executive Vice President Blockchain and Digital Assets di Mastercard, mengatakan: "Tahap berikutnya adopsi stablecoin adalah tentang kegunaan di dunia nyata, terutama dalam penyelesaian, di mana waktu dan likuiditas paling penting." Ia menambahkan bahwa ekspansi ini membantu mitra beroperasi dalam ekonomi digital yang selalu aktif sambil tetap mempertahankan perlindungan pembayaran yang tepercaya.
RLUSD Milik Ripple Masuk ke Jaringan Penyelesaian Mastercard
Masuknya stablecoin RLUSD milik Ripple menjadi yang paling menonjol di antara aset yang didukung. Ripple meluncurkan RLUSD untuk memenuhi kebutuhan pembayaran dan penyelesaian institusional. Sejak saat itu, stablecoin tersebut terus berkembang di berbagai bursa, penyedia pembayaran, dan platform enterprise.
Jack McDonald, Senior Vice President of Stablecoins di Ripple, menyebut kemitraan ini sebagai validasi besar untuk keuangan berbasis blockchain. "Langkah Mastercard untuk masuk ke penyelesaian on-chain adalah validasi bersejarah yang menunjukkan teknologi blockchain siap untuk infrastruktur pembayaran paling kritis di dunia." Ia menambahkan: "Masuknya RLUSD ke jaringan penyelesaian global Mastercard mencerminkan meningkatnya permintaan akan stablecoin teregulasi yang tepercaya, dibangun untuk kebutuhan dunia nyata dalam penggunaan keuangan."
Cross River, Lead Bank, dan Tiga Mitra Lainnya Bersiap untuk Peluncuran Awal
Sejumlah institusi keuangan dan penyedia pembayaran diperkirakan akan ikut berpartisipasi dalam peluncuran awal. Di antaranya adalah Cross River, Lead Bank, CBW Bank, ARQ, dan Nuvei. Mastercard mengatakan penerapan pertama akan difokuskan pada Amerika Serikat dan Amerika Latin. Wilayah dan mitra tambahan diperkirakan akan bergabung sepanjang tahun 2026. Inisiatif ini dibangun dari pilot blockchain sebelumnya serta program penyelesaian stablecoin langsung yang dilakukan oleh Mastercard.
Penyelesaian Stablecoin Mastercard Membuka Akses bagi Pengembang dan Investor
Bagi pengembang, ekspansi ini membuka akses ke infrastruktur pembayaran yang beroperasi sepanjang waktu. Membangun aplikasi dengan penyelesaian stablecoin dapat menjadi lebih mudah karena Mastercard mengintegrasikan jalur blockchain ke jaringan yang sudah ada. Bagi investor, langkah ini menandakan meningkatnya keyakinan institusional terhadap aset digital teregulasi. Masuknya RLUSD juga dapat memperkuat keyakinan pada strategi stablecoin jangka panjang Ripple.
FAQ
Stablecoin apa yang didukung Mastercard untuk penyelesaian 24/7?
Mastercard mendukung enam stablecoin teregulasi: USDC, PYUSD, USDG, USDP, RLUSD, dan SoFiUSD. Stablecoin-stablecoin ini beroperasi di jaringan blockchain termasuk Ethereum, Solana, Polygon, Base, Arbitrum, XRPL, Canton, dan Tempo.
Institusi keuangan mana yang berpartisipasi dalam peluncuran awal?
Peluncuran awal mencakup Cross River, Lead Bank, CBW Bank, ARQ, dan Nuvei. Mastercard menyatakan penerapan pertama akan difokuskan pada Amerika Serikat dan Amerika Latin, dengan wilayah dan mitra tambahan yang diharapkan bergabung sepanjang tahun 2026.
Mengapa Mastercard meluncurkan penyelesaian stablecoin 24/7?
Mastercard menyatakan tujuannya adalah meningkatkan manajemen likuiditas dan mendukung arus pembayaran yang lebih cepat. Raj Dhamodharan, Executive Vice President Blockchain and Digital Assets di Mastercard, mengatakan ekspansi ini membantu mitra beroperasi dalam ekonomi digital yang selalu aktif sambil tetap mempertahankan perlindungan pembayaran yang tepercaya.