Menurut MarketWatch, saham Micron Technology (MU-US) melonjak 11,7% pada Kamis (11 Juni), dengan saham-saham terkait memori kembali memasuki tren naik. Analis Morgan Stanley Shawn Kim menilai penurunan baru-baru ini sebagai hal yang diperlukan dan sehat untuk mempertahankan reli sektor hingga akhir tahun, seraya menekankan bahwa DRAM masih menjadi hambatan penting dalam ekspansi infrastruktur AI.
Meski meraih kenaikan, Micron masih turun hampir 10% dari puncaknya pada 3 Juni. Kim menyatakan bahwa siklus industri memori masih dipercepat seiring naiknya prakiraan laba, dan kontrak pelanggan jangka panjang kemungkinan akan menopang berlanjutnya ekspansi valuasi. Saat ini Micron diperdagangkan pada rasio P/E forward 9,4x, menempati 10% terbawah konstituen S&P 500.