Morgan Stanley Mengungguli Goldman Sachs sebagai Bank Utang AI Teratas pada 2026

MS2,33%
GS1,91%
JPM1,14%
META0,31%
CORZ4,37%

Morgan Stanley menyalip Goldman Sachs sebagai bank penanggung emisi utang AI teratas pada 2026 ketika penerbitan utang terkait AI global mendekati 570 miliar dolar AS. CEO Morgan Stanley Ted Pick mengatakan belanja modal (capital expenditure) pusat data 2026 sedang berjalan mendekati 850 miliar dolar AS, naik dari prakiraan 575 miliar dolar AS yang dibuat pada November 2025. Pergeseran ini mencerminkan penjaminan utang yang menjadi salah satu franchise paling menguntungkan yang terkait dengan pembangunan berbasis artificial intelligence (AI), karena hyperscaler dan penyedia cloud meminjam secara besar-besaran untuk mendanai pusat data, bukan semata-mata mendanainya dengan kas. Morgan Stanley dan JPMorgan Chase menyiapkan sekitar 13 miliar dolar AS untuk pusat data Meta Platforms di El Paso, Texas.

Morgan Stanley CEO Melaporkan Capex Pusat Data Mendekati $850B

CEO Morgan Stanley Ted Pick vokal soal skala belanja tersebut, menyatakan capex pusat data yang awalnya diprakirakan 575 miliar dolar AS untuk 2026 pada November 2025 kini bergerak lebih dekat ke 850 miliar dolar AS, naik sekitar 48% dalam delapan bulan. Jejak yang kian meluas terlihat pada kesepakatan spesifik, ketika Morgan Stanley dan JPMorgan Chase mengumumkan bahwa mereka menggarap paket pembiayaan sekitar 13 miliar dolar AS untuk pusat data Meta Platforms di El Paso, Texas. Morgan Stanley mendukung perusahaan infrastruktur AI yang berawal dari penambang, Core Scientific, dengan pembiayaan hingga 1 miliar dolar AS untuk pertumbuhan pusat data, fasilitas yang kemudian diperluas JPMorgan dengan tambahan 500 juta dolar AS sehingga totalnya menjadi 1 miliar dolar AS. Peralihan Core Scientific berujung pada akuisisi saham gabungan senilai kurang lebih 9 miliar dolar AS oleh CoreWeave, dengan perusahaan gabungan merencanakan menghabiskan sekitar 5,5 miliar dolar AS untuk mengembangkan enam pusat data di lima lokasi pada paruh pertama 2027.

Penerbitan Utang AI Global Diproyeksikan Sebesar $570B pada 2026

Penerbitan utang terkait AI secara global diproyeksikan mencapai 570 miliar dolar AS pada 2026, menurut riset internal Morgan Stanley, karena perusahaan makin sering beralih ke pembiayaan berbasis utang dengan leverage, obligasi investment-grade, dan kredit tersruktur untuk mendanai pusat data skala gigawatt. Analis perbankan Wells Fargo Mike Mayo menyoroti Morgan Stanley, Goldman Sachs, dan JPMorgan sebagai tiga penerima manfaat terbesar dari tren tersebut, dan Bank of America secara terpisah turut membantu menghimpun hampir 500 miliar dolar AS untuk perusahaan-perusahaan terkait AI sejak 2025.

Investor Obligasi Mulai Menolak Saat Utang AI Meningkat

Investor obligasi mulai mendorong kembali di tengah utang terkait AI yang menuju 570 miliar dolar AS, dengan rasio cakupan yang menurun pada obligasi hyperscaler yang menunjukkan bahwa pemberi pinjaman mungkin segera meminta imbal hasil lebih tinggi untuk mengimbangi risiko. CEO Goldman Sachs David Solomon menggambarkan kondisi ini sebagai bagian dari “AI capex super cycle”, yakni ketika bank menerapkan setiap instrumen pembiayaan yang tersedia termasuk utang investment-grade, pinjaman dengan leverage, dan pasar modal ekuitas. Goldman Sachs menempatkan diri berdampingan dengan Morgan Stanley untuk penawaran listing sektor AI yang akan datang, termasuk kemungkinan penawaran Anthropic. Goldman Sachs ikut memimpin kesepakatan CoreWeave-Core Scientific yang berdekatan dengan Meta, bersama Morgan Stanley sebagai pengatur bersama untuk fasilitas CoreWeave senilai 2,6 miliar dolar AS.

FAQ

Apa yang dilakukan Morgan Stanley pada 2026 terkait penjaminan emisi utang AI?

Morgan Stanley menyalip Goldman Sachs sebagai bank penanggung emisi utang AI teratas pada 2026 ketika penerbitan utang terkait AI global mendekati 570 miliar dolar AS. Bank ini mengatur sekitar 13 miliar dolar AS bersama JPMorgan Chase untuk pusat data Meta Platforms di El Paso, Texas.

Mengapa capex pusat data lebih tinggi dari prakiraan pada 2026?

CEO Morgan Stanley Ted Pick menyatakan capex pusat data 2026 sedang berjalan mendekati 850 miliar dolar AS, naik dari prakiraan 575 miliar dolar AS yang dibuat pada November 2025, yang berarti lonjakan sekitar 48% dalam delapan bulan karena hyperscaler dan penyedia cloud meminjam dengan kuat untuk mendanai infrastruktur AI.

Bagaimana respons investor obligasi terhadap pertumbuhan utang AI?

Investor obligasi mulai mendorong kembali di tengah utang terkait AI yang menuju 570 miliar dolar AS, dengan rasio cakupan yang menurun pada obligasi hyperscaler yang menunjukkan bahwa pemberi pinjaman mungkin segera meminta imbal hasil lebih tinggi untuk mengimbangi risiko.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar