Morgan Stanley Melihat Siklus Super Chip Memori Berlangsung Jauh Melewati Akhir 2026, Didorong oleh Permintaan AI

CHIP3,71%

Menurut laporan terbaru Morgan Stanley, siklus super memori saat ini sedang mengalami percepatan dan akan berlangsung jauh melampaui siklus DRAM historis, didorong oleh permintaan struktural yang belum pernah terjadi sebelumnya dari agen AI. Bank tersebut mengidentifikasi tiga fitur khas yang membedakan siklus ini: permintaan berbasis AI yang kuat dan berkelanjutan terkonsentrasi pada satu sektor; kendala dari sisi pasokan akibat kapasitas fab dan mesin litografi EUV yang membatasi ekspansi produksi; serta perjanjian jangka panjang yang mengubah dinamika penetapan harga industri dan meningkatkan prediktabilitas pendapatan.

Strategis Goldman Sachs Ben Snider turut menyuarakan optimisme, mencatat bahwa meskipun aktivitas IPO pada 2026 mencapai sekitar 100 penawaran, total pasokan saham baru senilai kira-kira 700 miliar dolar AS hanya setara 1% dari kapitalisasi pasar Russell 3000. Goldman memperkirakan pembelian kembali saham korporasi senilai 1 triliun dolar AS akan mengimbangi penerbitan baru, sementara aktivitas M&A dan arus masuk institusional akan terus menopang kekuatan pasar.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar