Naver Financial dan Dunamu menunda pertukaran saham hingga 31 Desember di tengah perdebatan hukum kripto.

Naver Financial dan Dunamu, perusahaan induk dari Upbit, mengumumkan pada Senin bahwa transaksi swap saham mereka telah ditunda hingga 31 Desember. Penundaan ini disebabkan oleh perubahan lanskap regulasi lokal di Korea Selatan. Ini merupakan penundaan kedua untuk kesepakatan tersebut. Pada Maret, kedua perusahaan memundurkan tanggal transaksi dari 30 Juni menjadi 30 September. Transaksi ini pertama kali diumumkan tahun lalu ketika Naver Financial, anak perusahaan layanan keuangan dari raksasa IT lokal Naver, mengonfirmasi kesepakatan merger dengan Dunamu. Penundaan tersebut diungkapkan dalam pengajuan di Dart, sistem pengungkapan elektronik resmi Korea Selatan untuk perusahaan. Undang-Undang Dasar Aset Digital yang diusulkan Korea Selatan, yang saat ini dalam pengembangan, mencakup klausul yang diperdebatkan yang dapat membatasi kepemilikan saham pemegang saham utama di bursa kripto domestik hingga 20%, berpotensi memengaruhi hasil transaksi.

Naver Financial Akan Menerbitkan 87,56 Juta Saham untuk Swap Saham Dunamu

Untuk memfasilitasi transaksi, Naver Financial berencana menerbitkan 87,56 juta saham baru, senilai sekitar 15,13 triliun won (9,9 miliar dolar AS). Harga satu saham Naver Financial ditetapkan sebesar 172.780 won (113,40 dolar AS). Rasio pertukarannya adalah 2,5422618 saham Naver Financial untuk setiap satu saham Dunamu. Melalui transaksi ini, kedua perusahaan bertujuan untuk mengamankan momentum pertumbuhan di masa depan yang didorong oleh aset digital. Pengamat industri memperkirakan Naver akan mengintegrasikan infrastruktur kripto Upbit ke dalam jaringan layanan keuangan domestiknya.

Debat Undang-Undang Dasar Aset Digital Memengaruhi Jalur Waktu Transaksi

Dalam pengajuan terbaru, kedua perusahaan mencatat bahwa perkembangan proses regulasi, pendaftaran dengan otoritas, dan persetujuan perubahan struktur perusahaan dapat menunda transaksi atau berpotensi membatalkan perjanjian. Perusahaan menyebutkan bahwa Undang-Undang Dasar Aset Digital yang akan datang, sebuah undang-undang kunci untuk regulasi sektor kripto di Korea Selatan, saat ini sedang dikembangkan, dan konten undang-undang tersebut dapat memengaruhi kemajuan atau hasil dari pertukaran saham.

Ada perdebatan yang sedang berlangsung tentang kemungkinan klausul dalam undang-undang tersebut yang akan membatasi jumlah saham yang dapat dimiliki oleh pemegang saham utama di bursa kripto domestik. 20% sedang dibahas sebagai batas dasar. Ini juga akan berlaku untuk struktur perusahaan yang sudah ada, termasuk Upbit. Otoritas keuangan Korea Selatan mengatakan bahwa batasan tersebut dapat mengurangi oligopoli di pasar bursa lokal dan membawa transparansi bagi perusahaan di ruang aset digital. Anggota parlemen dan pelaku industri berpendapat bahwa hal itu tidak konstitusional dan melanggar hak perusahaan untuk melakukan kegiatan ekonomi.

FAQ

Apa yang diumumkan Naver Financial dan Dunamu pada Senin?
Naver Financial dan Dunamu mengumumkan pada Senin bahwa transaksi swap saham mereka telah ditunda hingga 31 Desember, menandai penundaan kedua untuk kesepakatan tersebut.

Mengapa transaksi swap saham ditunda?
Penundaan ini disebabkan oleh perubahan lanskap regulasi lokal di Korea Selatan, khususnya pengembangan Undang-Undang Dasar Aset Digital yang sedang berlangsung dan klausul yang diperdebatkan yang dapat membatasi kepemilikan saham pemegang saham utama di bursa kripto domestik hingga 20%.

Apa persyaratan swap saham Naver Financial dan Dunamu?
Rasio pertukarannya adalah 2,5422618 saham Naver Financial untuk setiap satu saham Dunamu. Naver Financial berencana menerbitkan 87,56 juta saham baru senilai sekitar 15,13 triliun won (9,9 miliar dolar AS), dengan harga masing-masing saham sebesar 172.780 won (113,40 dolar AS).

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar