Saham Nvidia Corp. melonjak 3,5% pada Senin, menandai sesi terbaiknya dalam lebih dari dua minggu dan mendorong kapitalisasi pasar raksasa chip AI itu kembali melampaui ambang $5 triliun. Kenaikan itu menyusul pengumuman kesepakatan damai oleh AS dan Iran pada Minggu, terobosan besar setelah hampir empat bulan pertempuran yang memicu gejolak politik dan ekonomi global. Saham telah naik sekitar 6% dalam tiga sesi terakhir, meski saham masih sekitar 10% di bawah rekor tertinggi sepanjang masa pada pertengahan Mei, karena Nvidia secara signifikan tertinggal dari beberapa pesaing di sektor chip dalam beberapa bulan terakhir.
Saham turun 0,6% dalam perdagangan semalam setelah perusahaan mengumumkan penerbitan utang.
Nvidia Mengumumkan Penawaran Obligasi Senilai $25 Miliar
Nvidia mengatakan pada akhir Senin bahwa pihaknya berencana menghimpun $25 miliar melalui penawaran obligasi AS, dengan beberapa tranche surat utang jatuh tempo hingga 2056. Pengumuman ini menandai kunjungan pertama raksasa chip AI itu ke pasar utang sejak 2021, ketika pihaknya menggalang $5 miliar utang, dan mengikuti gelombang penerbitan utang besar oleh perusahaan teknologi seperti Amazon dan Alphabet untuk membantu membiayai investasi infrastruktur AI yang sangat masif.
Nvidia mengatakan pihaknya bertujuan menggunakan dana hasil emisi untuk kebutuhan umum perusahaan, termasuk pelunasan dan penjadwalan ulang obligasi yang masih outstanding, kata juru bicara perusahaan kepada Reuters.
Reuters melaporkan, mengutip sumber, bahwa alasan utama penerbitan tersebut adalah untuk membentuk patokan yang likuid terhadap biaya kreditnya, dan bahwa penjualan itu menerima penawaran (bids) senilai $85 miliar, sehingga mendorong Nvidia menaikkan penawaran obligasi dari $20 miliar yang awalnya direncanakan.
Trader Ritel Tetap Bersikap Bearish pada NVDA
Trader ritel tetap bearish pada NVDA. Di Stocktwits, sentimen ritel untuk NVDA turun ke 'sangat bearish' pada Senin malam, dari 'bearish' pada hari sebelumnya, bahkan ketika volume pesan 24 jam melonjak lebih dari 400%.
Para trader percaya NVDA tidak menawarkan potensi kenaikan seperti yang terlihat pada para pesaing Intel, AMD, dan saham memori, tetapi posisi jangka panjangnya tetap kuat.
"$NVDA It won't crash the way some stocks with meme-like, FOMO-driven fantasy valuations will. Congrats to everyone making money on AI hype stocks, but I'd have trouble holding most of them for much longer," tulis seorang trader. "Keeping NVIDIA is almost like owning an ETF. It's a solid investment you can sleep well with."
Trader lain menulis: "$NVDA so it closed strong and no sell off for a third consecutive day! Thats a good sign."
Saham NVDA naik 14% year to date, dibandingkan kenaikan 109% di iShares Semiconductor ETF (SOXX) dan 20% di Invesco QQQ Trust Series 1 (QQQ).
FAQ
Apa yang diumumkan Nvidia pada Senin?
Nvidia mengumumkan pada akhir Senin bahwa pihaknya berencana menghimpun $25 miliar melalui penawaran obligasi AS, dengan beberapa tranche surat utang jatuh tempo hingga 2056. Penjualan itu menerima $85 miliar dalam penawaran (bids), sehingga mendorong Nvidia menaikkan penawaran dari $20 miliar yang awalnya direncanakan.
Mengapa saham Nvidia naik 3,5% pada Senin?
Kenaikan itu terjadi setelah AS dan Iran mengumumkan kesepakatan damai pada Minggu, terobosan besar setelah hampir empat bulan pertempuran yang menciptakan gejolak politik dan ekonomi global. Saham melonjak 3,5% pada Senin, menandai sesi terbaiknya dalam lebih dari dua minggu dan mengangkat kapitalisasi pasar perusahaan kembali melampaui ambang $5 triliun.
Bagaimana kinerja saham Nvidia dibanding sektor semikonduktor?
Saham NVDA naik 14% year to date, dibandingkan kenaikan 109% di iShares Semiconductor ETF (SOXX) dan 20% di Invesco QQQ Trust Series 1 (QQQ). Saham masih sekitar 10% di bawah rekor tertinggi sepanjang masa pada pertengahan Mei, karena Nvidia secara signifikan tertinggal dari beberapa pesaing di sektor chip dalam beberapa bulan terakhir.