Menurut Beating, NVIDIA telah merilis bobot untuk Cosmos-Reason2-32B, versi andalan dari visi-bahasa AI penalaran fisik (VLM) yang ditujukan untuk membantu robot dan sistem mengemudi otonom memahami prinsip spasial, temporal, dan fisik. Model berparameter 32 miliar, yang dibangun di atas Qwen3-VL-32B-Instruct, tersedia di bawah NVIDIA Open Model License untuk penggunaan komersial.
Model ini dapat menganalisis aliran video untuk menilai keselamatan berkendara, mendeteksi objek dalam gambar dengan koordinat 2D/3D, serta berfungsi sebagai mesin perencanaan untuk robot humanoid dan kendaraan otonom. Dibanding generasi sebelumnya, Cosmos-Reason2 menambahkan deteksi objek dengan pelokalan temporal yang presisi dan memperluas jendela konteks hingga 256K token.
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke
Penafian.
Artikel Terkait
Polling POLITICO Terbaru: 45% Warga AS Mengatakan Investasi Kripto Terlalu Berisiko, 44% Khawatir AI Maju Terlalu Cepat
Menurut jajak pendapat POLITICO, meski industri AI dan kripto menyuntikkan pendanaan politik yang signifikan ke pemilihan sela AS 2026, publik Amerika masih sangat skeptis terhadap kedua sektor tersebut. Survei menemukan bahwa 45% warga Amerika percaya berinvestasi dalam mata uang kripto tidak sebanding dengan
GateNews13menit yang lalu
OpenAI “Flair” mendukung IPO 2027, sementara Altman mendukung pencatatan pada Q4 2026
Keuangan officer OpenAI, Sarah Fryer, bersikap hati-hati terhadap jadwal IPO pada 2026, dengan menyebut bahwa kontrak infrastruktur komputasi dan pusat data senilai hampir 1 triliun dolar AS jauh lebih tinggi dibandingkan pendapatan tahunan saat ini sebesar 25 miliar dolar AS. Jika pertumbuhan tidak dapat menutupi komitmen, risiko akan diberi diskon oleh pasar. Perbedaan sikap ini terlihat dari pernyataan publik CEO Atman yang mendukung rencana melantai pada Q4 2026. Fryer cenderung menundanya hingga 2027 untuk membangun disiplin keuangan; perusahaan berkali-kali mengeluarkan pernyataan untuk menyangkal adanya perbedaan pendapat internal.
ChainNewsAbmedia2jam yang lalu
Pekerja Menang Kasus Substitusi AI Bersejarah di Tiongkok
Para ahli menyatakan bahwa keputusan tersebut, yang menjadi preseden untuk kasus penggantian AI di masa mendatang, menetapkan bahwa penggantian AI tidak dapat dijadikan dalih untuk mengakhiri kontrak kerja. Tiongkok adalah pusat AI terbesar kedua di dunia.
Poin Utama:
Pengadilan Hangzhou memutuskan bahwa menggantikan Zhou w
Coinpedia3jam yang lalu
Legislature Minnesota Melarang Alat AI Deepfake Konten Telanjang, Denda Hingga $500K per Pelanggaran
Menurut Decrypt, pada 2 Mei, badan legislatif Minnesota meloloskan RUU yang melarang situs web dan aplikasi menyediakan alat AI yang menghasilkan gambar porno palsu realistis dari individu yang dapat dikenali. Langkah ini, yang dikirim ke Gubernur Tim Walz untuk ditandatangani, melarang platform mengizinkan pengguna untuk mengakses
GateNews3jam yang lalu
OpenAI Mengizinkan Langganan ChatGPT Berfungsi di Platform Agen OpenClaw
Menurut CEO OpenAI Sam Altman pada 2 Mei, pengguna ChatGPT kini dapat masuk ke platform agen OpenClaw menggunakan akun ChatGPT mereka dan langsung menggunakan langganan ChatGPT yang sudah ada di platform tersebut.
GateNews3jam yang lalu
Otoritas Layanan Keuangan Korea Selatan (FSC) menyetujui investasi senilai 381 juta dolar AS pada startup AI Upstage pada 3 Mei
Menurut The Korea Times, pada 3 Mei, Komisi Jasa Keuangan Korea Selatan menyetujui investasi 560 miliar won (US$381 juta) pada startup AI Upstage. Pendanaan ini menandai investasi langsung kedua dari Korea National Growth Fund. Upstage, yang didirikan pada 2020, mengembangkan perangkat lunak AI dan besar
GateNews3jam yang lalu