Menurut OPEC yang dirilis hari ini, kartel tersebut menurunkan prakiraan pertumbuhan permintaan minyak global tahun 2026 menjadi 1,17 juta barel per hari (bpd) dari 1,38 juta bpd, mencerminkan prospek ekonomi yang lebih lemah.
Secara terpisah, pejabat Kuba mengumumkan bahwa pasokan solar dan minyak bakar negara tersebut telah habis, sehingga memperketat keterbatasan energi di Karibia di tengah sanksi yang masih berlangsung dan gangguan rantai pasokan.
Related News
Ekspektasi pemotongan suku bunga memudar karena data PPI yang kuat menunjukkan tekanan inflasi yang terus berlanjut
Saham AI turun membuat Nasdaq melemah 0,7%, sementara minyak mentah Brent naik hingga 107 dolar AS
Pendapatan Kripto eToro di Q1 2026 Turun ke $2,15 miliar di Tengah Penurunan Aktivitas Perdagangan