Palo Alto Networks dan CrowdStrike mencatatkan kuartal terbaik mereka sepanjang sejarah antara April dan Juni, dengan kenaikan saham masing-masing 113% dan 95%. Lonjakan ini didorong oleh meningkatnya permintaan akan pertahanan keamanan siber seiring alat kecerdasan buatan baru, khususnya model kelas Mythos yang mampu menemukan kerentanan perangkat lunak dan meluncurkan serangan, menciptakan kebutuhan keamanan yang mendesak. Kinerja ini memungkinkan sektor keamanan siber untuk memposisikan dirinya sebagai infrastruktur penting di era AI setelah kekhawatiran sebelumnya tentang kelangsungan model bisnis perangkat lunak sebagai layanan.
Palo Alto dan CrowdStrike Catat Kinerja Saham Bersejarah
CrowdStrike naik 95% antara April dan Juni, sementara Palo Alto Networks naik 113% selama periode yang sama. Kedua kuartal tersebut mewakili kinerja terbaik yang pernah tercatat untuk masing-masing perusahaan. Kenaikan saham teknologi terjadi ketika alat kecerdasan buatan meningkatkan permintaan akan kemampuan pertahanan siber yang lebih canggih.
Model AI Mythos Dorong Lonjakan Permintaan Keamanan Siber
Model kelas Mythos yang mampu digunakan oleh peretas untuk menemukan kerentanan perangkat lunak dan meluncurkan serangan skala penuh membuat perusahaan bergegas memperkuat pertahanan keamanan siber. CEO CrowdStrike George Kurtz mengatakan kepada analis awal bulan ini dalam panggilan pendapatan bahwa momen Mythos membuktikan dunia menyadari AI membutuhkan ekosistem keamanan siber, menyebutnya sebagai titik infleksi Mythos. Model tersebut dianggap terlalu kuat untuk dirilis ke publik.
Perusahaan Amankan Akses Awal Melalui Kemitraan Strategis
Baik CrowdStrike maupun Palo Alto mendapatkan akses awal ke Mythos sebagai mitra Project Glasswing dan menjadi pengadopsi awal Daybreak milik OpenAI. Perusahaan-perusahaan tersebut berpartisipasi dalam pertemuan bergengsi antara raksasa teknologi besar dan Gedung Putih tentang pengamanan AI. Awal tahun ini, Palo Alto menutup akuisisi senilai 25 miliar dolar AS atas perusahaan keamanan identitas Israel CyberArk, sementara CrowdStrike mengakuisisi startup SGNL.
Keterlibatan Pelanggan Capai Level Rekor
CEO Palo Alto Nikesh Arora mengatakan kepada analis bulan lalu bahwa lebih dari 1.200 pelanggan menghubungi untuk membahas keamanan siber sejak Mythos, dan perusahaan mengadakan 800 pertemuan dalam periode enam minggu. CEO CrowdStrike Kurtz mengatakan bulan ini bahwa platform perlindungan identitas Falcon Shield perusahaan mengakhiri kuartal fiskal pertama dengan pertumbuhan pendapatan berulang tahunan empat kali lipat. Analis TD Cowen Shaul Eyal menyatakan perusahaan memiliki semua bahan yang diperlukan untuk terus mendapatkan pangsa pasar dari perspektif produk.
Hasil Pendapatan Kuat Hadapi Respons Investor Beragam
Awal bulan ini, saham CrowdStrike dan Palo Alto turun setelah merilis hasil kuat dan komentar AI yang optimis. Analis Bernstein menulis mereka khawatir kekecewaan dapat berlanjut di kuartal mendatang jika investor mengharapkan momentum yang lebih besar lagi muncul dalam pertumbuhan pasca Mythos dan Glasswing serta akibat tekanan regulasi dan pemerintah.
FAQ
Kinerja saham apa yang dicapai Palo Alto Networks dan CrowdStrike antara April dan Juni?
Palo Alto Networks naik 113% antara April dan Juni, sementara CrowdStrike naik 95% selama periode yang sama. Kedua kuartal tersebut mewakili kinerja terbaik yang pernah tercatat untuk masing-masing perusahaan.
Mengapa permintaan keamanan siber meningkat untuk Palo Alto dan CrowdStrike?
Permintaan meningkat karena model AI kelas Mythos yang mampu digunakan oleh peretas untuk menemukan kerentanan perangkat lunak dan meluncurkan serangan skala penuh. CEO CrowdStrike George Kurtz menyebut ini sebagai titik infleksi Mythos, dengan menyatakan dunia menyadari AI membutuhkan ekosistem keamanan siber.
Akuisisi apa yang diselesaikan oleh Palo Alto Networks dan CrowdStrike?
Awal tahun ini, Palo Alto Networks menutup akuisisi senilai 25 miliar dolar AS atas perusahaan keamanan identitas Israel CyberArk. CrowdStrike mengakuisisi startup SGNL sebagai bagian dari taruhannya pada keamanan agen dan manajemen akses identitas.