Pavel Durov mengonfirmasi Telegram sebagai validator terbesar untuk TON, staking 2,2 juta token

TON-8,38%

Telegram成TON最大驗證者

Berdasarkan laporan BeInCrypto pada 8 Mei, pendiri Telegram Pavel Durov mengonfirmasi bahwa Telegram secara resmi telah menggantikan TON Foundation, menjadi validator terbesar di blockchain The Open Network (TON); untuk mendapatkan kursi validator terbesar, Telegram telah melakukan staking sekitar 2,2 juta token TON.

Telegram Mengambil alih Validator Terbesar TON: Latar Belakang Kejadian dan Makna Teknis

Berdasarkan laporan BeInCrypto, Durov menyatakan langkah ini merupakan tahap ketiga dari rencananya “membuat TON kembali hebat”, yang bertujuan menempatkan Telegram di posisi inti infrastruktur blockchain TON. Telegram saat ini memiliki lebih dari 1 miliar pengguna aktif, dan penetapan perannya sebagai validator berarti pihak inti yang menjaga TON telah beralih dari yayasan independen ke Telegram itu sendiri.

Chief Technology Officer (CTO) Telegram Wallet Alexander Tobol, dalam wawancara dengan BeInCrypto, mengatakan bahwa blockchain TON awalnya dibangun oleh tim Telegram, sebelum kemudian menjadi proyek open-source; perubahan validator ini menunjukkan bahwa Telegram meningkatkan investasinya pada TON. Tobol mengatakan: “Dalam kondisi seperti ini, karena penggunaan ritel di dalam Telegram, TON berpotensi menjadi blockchain dengan jumlah dompet aktif terbanyak.” Ia juga menyatakan bahwa layanan transfer, pembayaran, dan layanan mini-app Telegram berpotensi akhirnya berjalan di TON, dan pertumbuhan tahap berikutnya diperkirakan akan bergantung pada fitur bot (Bot) dan mini-app (Mini-App).

Peningkatan Teknis Catchain 2.0: Data Kinerja dan Tarif

Berdasarkan data yang diberikan dalam pemaparan bersama BeInCrypto oleh pendiri Storm Trade Denis Vasin, peningkatan Catchain 2.0 menghadirkan perbaikan teknis berikut:

Waktu pemrosesan blok: dari sekitar 2,5 detik dipangkas menjadi 400 milidetik

Waktu eksekusi final: dari sekitar 10 detik dipangkas menjadi 1 detik

Biaya transaksi per transaksi: diturunkan sekitar enam kali, menjadi sekitar 0,0005 dolar AS

Throughput maksimum: lebih dari 100.000 transaksi per detik (TPS)

Dalam pemaparannya, Vasin memposisikan TON sebagai “salah satu blockchain Layer-1 dengan throughput tertinggi”, dengan mengatakan bahwa konfirmasi final yang cepat dan biaya rendah membuatnya cocok untuk skenario pembayaran bernilai kecil yang sering. Ia juga menyatakan: “Jika integrasi semacam ini bisa terus diterapkan, TON akan mendapatkan sesuatu yang tidak dimiliki kebanyakan blockchain Layer-1—distribusi native dan kasus penggunaan pengguna yang nyata.”

Pandangan Industri: Potensi Integrasi dan Risiko Eksekusi Berjalan Bersama

Berdasarkan wawancara Vasin dengan BeInCrypto, ia mengatakan bahwa arsitektur integrasi Telegram dan TON saat ini telah sesuai dengan desain yang diharapkan investor pada 2018, serta menyoroti bahwa TON saat ini menawarkan sekitar 15% imbal hasil staking tahunan, yang membantu menjaga likuiditas jaringan.

Vasin juga mengingatkan bahwa sebelumnya pernah terjadi penjualan besar-besaran Toncoin yang dipimpin Telegram, sehingga pemegangnya perlu memperhatikan peran ganda Telegram di ekosistem TON sebagai sekaligus pembeli dan penjual. Ia mengatakan bahwa kenaikan kali ini telah mencerminkan ekspektasi pasar yang besar; apakah Telegram bisa terus mengubah keunggulan distribusinya menjadi pendapatan di rantai, akan menjadi indikator verifikasi kunci ke depan.

FAQ

Sumber berita dan besaran staking: Telegram menggantikan TON Foundation menjadi validator terbesar?

Berdasarkan laporan BeInCrypto pada 8 Mei 2026, pendiri Telegram Pavel Durov mengonfirmasi kabar tersebut; Telegram telah melakukan staking sekitar 2,2 juta token TON untuk mendapatkan kursi validator terbesar di jaringan TON, secara resmi menggantikan peran awal TON Foundation.

Apa indikator teknologi inti TON setelah peningkatan Catchain 2.0?

Berdasarkan data yang diberikan oleh pendiri Storm Trade Denis Vasin dalam pemaparan di BeInCrypto, setelah peningkatan Catchain 2.0 waktu pemrosesan blok TON dipangkas menjadi 400 milidetik, waktu eksekusi final dipangkas menjadi 1 detik, biaya per transaksi sekitar 0,0005 dolar AS, dan throughput maksimum lebih dari 100.000 transaksi per detik.

Apa dasar ekspektasi CTO Telegram Wallet bahwa TON akan menjadi blockchain dengan dompet aktif terbanyak?

Berdasarkan wawancara CTO Telegram Wallet Alexander Tobol dengan BeInCrypto, dasar ekspektasinya adalah Telegram memiliki lebih dari 1 miliar pengguna aktif, serta rencananya mengintegrasikan transfer, pembayaran, dan fungsi mini-app di TON; Tobol mengatakan bahwa jika integrasi tersebut terlaksana, TON berpotensi menjadi blockchain dengan jumlah dompet aktif terbanyak.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar