Pabrik peleburan aluminium Arctial yang didukung Rio Tinto menargetkan output tahunan 610.000 ton mulai H2 2029

GateNews

Menurut Maxime Vandersmissen, chief commercial officer Arctial yang didukung Rio Tinto, pabrik peleburan aluminium Finlandia itu berencana memproduksi aluminium cair pertamanya pada paruh kedua tahun 2029. Fasilitas ini dirancang dengan kapasitas produksi tahunan 610.000 ton, yang menurut perusahaan akan meningkatkan total produksi aluminium Eropa sebesar 20 persen. Vandersmissen menyampaikan pengumuman tersebut di CRU World Aluminum Conference di London.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.

Artikel Terkait

EIA Memperkirakan Harga Minyak Mentah Brent di 106 Dolar AS per Barel untuk Mei dan Juni 2026

Menurut laporan prospek energi jangka pendek U.S. Energy Information Administration (EIA) yang dirilis pada 13 Mei, harga minyak mentah Brent diperkirakan rata-rata sekitar $106 per barel pada Mei dan Juni 2026, didukung oleh perkiraan penurunan rata-rata sebesar 8,5 juta barel per hari dalam persediaan minyak global selama kuartal kedua.

GateNews27menit yang lalu

Prakiraan EIA: Selat Hormuz Akan Tetap Tertutup Hingga Mei, Pelayaran Akan Berlanjut pada Juni

Menurut EIA Short-Term Energy Outlook yang dirilis pada 13 Mei, Selat Hormuz akan tetap tertutup hingga akhir Mei, dengan volume pengiriman yang diperkirakan akan pulih pada Juni. Lembaga tersebut menilai bahwa Irak, Arab Saudi, Kuwait, UEA, Qatar, dan Bahrain secara kolektif menghentikan 10,5 juta barel per hari produksi minyak mentah pada April. EIA merevisi perkiraan penurunan persediaan minyak global 2026 menjadi 2,6 juta barel per hari, naik dari perkiraan penurunan 300 ribu barel per hari

GateNews28menit yang lalu

Futures Gandum CBOT Menguat karena USDA Memprakirakan Penurunan 25% pada Produksi Gandum Musim Dingin AS

Menurut Departemen Pertanian AS (USDA), futures gandum CBOT naik pada 12 Mei setelah lembaga tersebut memperkirakan penurunan tajam sebesar 25% pada produksi gandum musim dingin AS.

GateNews29menit yang lalu

EIA Menurunkan Prakiraan Harga Gas Alam 2027 menjadi $3,30 per barel dari $3,73

Menurut EIA's Short-Term Energy Outlook, lembaga tersebut menurunkan perkiraan harga gas alam tahun 2027 menjadi $3,30 per barel dari perkiraan sebelumnya sebesar $3,73 per barel.

GateNews30menit yang lalu

EIA Menaikkan Prakiraan Permintaan Minyak Mentah AS 2026 menjadi 100.000 Barel per Hari

Menurut EIA Short-Term Energy Outlook, lembaga tersebut menaikkan proyeksi pertumbuhan permintaan minyak mentah AS pada 2026 menjadi 100.000 barel per hari, dibandingkan estimasi sebelumnya yang sebesar -4.000 barel per hari.

GateNews30menit yang lalu

EIA Menaikkan Prakiraan Produksi Gas Alam AS untuk 2027 menjadi 115 miliar Cubic Feet per Hari

Menurut EIA dalam Short-Term Energy Outlook yang dirilis pada 12 Mei, lembaga tersebut menaikkan perkiraannya untuk produksi gas alam AS (dry) pada 2027 menjadi 115,0 miliar cubic feet per hari, naik dari estimasi sebelumnya sebesar 112,6 miliar cubic feet per hari.

GateNews31menit yang lalu
Komentar
0/400
Tidak ada komentar