CEO Ripple Brad Garlinghouse menyampaikan kepada komunitas XRP dalam sebuah acara di Las Vegas, membuat pernyataan penting soal komitmen perusahaan terhadap XRP, perkembangan regulasi, dan rencana ke depan. Garlinghouse secara tegas menolak klaim bahwa Ripple menjauh dari XRP, dengan mengatakan bahwa Ripple tetap menjadi pemegang aset XRP terbesar di dunia dan ingin aset itu berhasil lebih dari siapa pun. Ia juga menjelaskan bahwa proyek stablecoin RLUSD yang baru diumumkan perusahaan akan melengkapi—bukan menggantikan—XRP, berfungsi sebagai jembatan bagi klien institusional sambil mengembangkan ekosistem yang lebih luas.
Garlinghouse menekankan bahwa XRP mendapatkan keuntungan dari kejelasan hukum terlepas dari perkembangan regulasi yang lebih luas. “XRP memiliki kejelasan hukum. Seorang hakim federal telah menyatakan secara eksplisit bahwa XRP bukanlah kontrak investasi (sekuritas) dengan sendirinya. Kejelasan inilah yang paling penting bagi kami,” ujarnya. Terkait Clarity Act yang diantisipasi di AS, Garlinghouse mengidentifikasi minggu ketiga Mei sebagai periode krusial bagi nasib rancangan undang-undang tersebut. Ia menyatakan optimisme bahwa RUU itu akan lolos jika keluar dari Komite Perbankan Senat, namun mengingatkan bahwa kegagalan melaju pada tahap tersebut bisa menghambat proses dalam waktu yang cukup lama.
Menjawab pertanyaan tentang masa depan Ripple sebagai perusahaan publik, Garlinghouse menyinggung program pembelian kembali saham perusahaan dengan valuasi 50 miliar dolar AS dan menyatakan bahwa pihaknya tidak terburu-buru soal penawaran umum perdana. Ia menyoroti kesulitan yang dihadapi perusahaan seperti Gemini dan Kraken dalam proses IPO mereka, dengan menyatakan bahwa tetap menjadi perusahaan privat memberi Ripple lebih banyak ruang untuk bermanuver dan kebebasan berekspresi. Ketika ditanya apakah Ripple bisa melakukan “sesuatu yang spesial” bagi pemegang XRP dalam skenario IPO di masa depan, Garlinghouse mengatakan bahwa meski mereka tidak menutup kemungkinan sepenuhnya, rencana seperti itu saat ini belum masuk dalam agenda.
Menanggapi pertanyaan langsung apakah ada rencana buyback token agar pemegang XRP dapat ikut berbagi kekayaan Ripple, Garlinghouse menyatakan bahwa ini bukan agenda jangka pendek. Ia berargumen bahwa pemegang XRP diuntungkan bukan dari buyback langsung, melainkan dari investasi Ripple dalam pertumbuhan ekosistem XRP dan upaya adopsi institusionalnya. Menurut Garlinghouse, tujuan utama akuisisi dan investasi Ripple adalah meningkatkan use case serta likuiditas XRP.
Garlinghouse menggambarkan politisasi kripto sebagai “kegilaan” dan mengumumkan bahwa Ripple akan terus mendukung kandidat “pro-inovasi” di kedua kubu, Demokrat maupun Republik. Pernyataan ini mengikuti sumbangan Ripple sebesar 50 juta dolar AS sebelumnya kepada super PAC seperti Fairshake untuk mendukung sektor kripto, yang menandakan dukungan serupa akan berlanjut.
Garlinghouse mengungkapkan bahwa Ripple ingin mengiklankan XRP di “The Sphere,” struktur LED raksasa di Las Vegas, tetapi manajemen venue mengizinkan iklan Bitcoin dan Ethereum sementara menolak XRP. Menanggapi sikap tersebut, Garlinghouse menyerukan kepada komunitas XRP untuk memboikot The Sphere.
Q: Apakah Ripple mengumumkan rencana untuk membeli kembali token XRP?
A: Tidak. Garlinghouse menyatakan bahwa buyback token XRP bukan agenda jangka pendek. Ia menjelaskan bahwa pemegang XRP diuntungkan dari investasi ekosistem Ripple dan upaya adopsi institusionalnya, bukan dari buyback langsung.
Q: Apakah stablecoin RLUSD akan menggantikan XRP?
A: Tidak. Garlinghouse menegaskan bahwa RLUSD dirancang untuk melengkapi XRP dan berfungsi sebagai jembatan bagi klien institusional. Strategi Ripple tetap berfokus pada peningkatan likuiditas, use case, dan kepercayaan terhadap XRP.
Q: Apakah XRP memiliki kejelasan hukum meski ketidakpastian regulasi AS masih luas?
A: Ya. Garlinghouse menyatakan bahwa seorang hakim federal telah memutuskan secara eksplisit bahwa XRP bukanlah kontrak investasi (sekuritas) dengan sendirinya, sehingga aset tersebut memperoleh kejelasan hukum yang independen dari regulasi kripto AS yang masih tertunda seperti Clarity Act.
Artikel Terkait
JPMorgan, Ripple, dan Mastercard Menyelesaikan Transaksi Treasury Tokenized Lintas-Batas di XRP Ledger
Ripple CLO Stuart Alderoty Bergabung ke Dewan Evernorth; Firma Memegang 473 Juta XRP Senilai $656 Juta
ETF XRP Catat Arus Masuk Rekor $81,59 Juta pada April saat Permintaan Institusional Makin Meningkat
Strategi Mungkin Menjual Bitcoin untuk Membiayai Dividen STRC saat Kewajiban Tahunan Mencapai $1,5B
Perdagangan XRP Melampaui $1,42 karena Pola Bull Flag Mencerminkan Terobosan 2025 yang Memicu Reli 66%