Samsung Biologics mengungkapkan pada tanggal 20 bahwa pihaknya akan mengakuisisi 100% PolyPeptide Group senilai 1,46 miliar franc Swiss (sekitar 2,7 triliun won Korea), yakni merger dan akuisisi farmasi terbesar dalam sejarah industri Korea. Akuisisi tersebut memperluas layanan organisasi pengembangan dan manufaktur berbasis kontrak (CDMO) Samsung Biologics dari obat antibodi, mRNA, dan antibody-drug conjugates menjadi sektor peptida, dengan menargetkan lonjakan permintaan untuk perawatan obesitas dan diabetes GLP-1. Meski pengumuman strategis telah dilakukan, harga saham Samsung Biologics turun 1,93% pada perdagangan awal menjadi 1,369 juta won karena kekhawatiran investor atas pengeluaran kas yang besar dan aksi ambil untung setelah kenaikan harga saham belakangan ini.
Samsung Biologics mengumumkan melalui dokumen pengajuan regulasi pada tanggal 20 bahwa pihaknya telah menandatangani kontrak untuk mengakuisisi 100% ekuitas PolyPeptide Group senilai 1,46 miliar franc Swiss. Struktur transaksi mencakup pembelian saham pengendali 55,65% dan meluncurkan penawaran tender untuk seluruh saham yang tersisa, tidak termasuk treasury stock. Samsung Biologics akan membentuk anak usaha lokal untuk melakukan penawaran tender serba kas pada 44,31 franc Swiss per saham. Tanggal penyerahan yang diharapkan adalah 30 November, dengan penyelesaian akhir dijadwalkan pada akhir Desember.
Pada pukul 9:33 AM pada tanggal 20, Samsung Biologics diperdagangkan pada 1,369 juta won, turun 1,93% dari sesi sebelumnya. Saham dibuka pada 1,428 juta won, namun bergerak lebih rendah pada perdagangan awal. Analis pasar mengaitkan penurunan tersebut dengan kekhawatiran terkait beban keuangan jangka pendek dari investasi kas besar dan aksi ambil untung setelah kenaikan harga saham baru-baru ini.
Samsung Biologics akan memperluas bisnis layanannya dari obat antibodi, mRNA (messenger ribonucleic acid), dan ADC (antibody-drug conjugates) ke sektor peptida melalui akuisisi ini. Peptida adalah rantai pendek asam amino yang terutama berfungsi sebagai molekul pensinyalan di dalam tubuh. Saat disintesis secara artifisial, peptida menjadi obat peptida—perawatan obesitas dan diabetes GLP-1 (glucagon-like peptide-1) menjadi contoh utamanya. Perusahaan farmasi global memperluas lini obat peptida di luar obesitas dan diabetes ke obat antikanker, gangguan imun, dan perawatan penyakit otak. Samsung Biologics mengambil keputusan akuisisi untuk mengatasi kebutuhan produksi untuk obat obesitas dan obat peptida lainnya. Perusahaan juga akan mewarisi seluruh kontrak CDMO yang sedang berjalan yang dilakukan oleh PolyPeptide Group serta berencana meninjau ekspansi fasilitas produksi seiring pasar peptida tumbuh guna memenuhi permintaan pelanggan secara tepat waktu. Menurut bank investasi global, pasar perawatan obesitas global diproyeksikan mencapai hingga $150 miliar (sekitar 200 triliun won) pada tahun 2035.
PolyPeptide Group didirikan pada tahun 1996 sebagai spin-off dari divisi bisnis peptida perusahaan farmasi global Ferring dan dikenal sebagai pemain besar di pasar CDMO peptida global. Perusahaan telah mengumpulkan lebih dari 1.000 catatan pengembangan dan produksi untuk terapi peptida serta dinilai memiliki kemampuan pengembangan proses produksi bahan peptida yang memimpin industri. PolyPeptide Group juga telah mengamankan teknologi manufaktur ramah lingkungan yang mengurangi penggunaan pelarut organik. Nilai strategis perusahaan tersebut disorot seiring meningkatnya permintaan untuk obat peptida yang berpusat pada perawatan obesitas dan diabetes dalam beberapa tahun terakhir.
John Rim, CEO Samsung Biologics, mengatakan, "Akuisisi ini merupakan keputusan strategis yang mencakup ketiga pilar pertumbuhan—kapasitas produksi, portofolio bisnis, dan jejak global—serta akan berkontribusi dalam meningkatkan nilai korporat dan nilai bagi pemegang saham. Kedua perusahaan akan menggabungkan kapabilitas yang tak tertandingi untuk menyediakan solusi yang lebih luas dan unggul bagi pelanggan serta memperkuat daya saing di pasar CDMO global."
Peter Wilden, Ketua Dewan Direksi di PolyPeptide Group, mengatakan, "Kombinasi kapabilitas produksi dan know-how operasional Samsung Biologics tidak hanya akan memberikan pelanggan layanan yang lebih terdiferensiasi, tetapi juga mengamankan keunggulan kompetitif yang solid di pasar CDMO peptida global."
Apa yang diumumkan Samsung Biologics pada tanggal 20?
Samsung Biologics mengumumkan pada tanggal 20 melalui pengajuan regulasi bahwa pihaknya akan mengakuisisi 100% PolyPeptide Group senilai 1,46 miliar franc Swiss (sekitar 2,7 triliun won Korea), sekaligus menandai merger dan akuisisi terbesar dalam sejarah industri farmasi dan bioteknologi Korea.
Mengapa harga saham Samsung Biologics turun meski ada pengumuman akuisisi?
Harga saham Samsung Biologics turun 1,93% pada perdagangan awal menjadi 1,369 juta won karena kekhawatiran investor atas beban keuangan jangka pendek dari pengeluaran kas besar dan aksi ambil untung setelah kenaikan harga saham baru-baru ini.
Bagaimana akuisisi PolyPeptide Group memperluas bisnis Samsung Biologics?
Akuisisi tersebut memperluas layanan CDMO Samsung Biologics dari obat antibodi, mRNA, dan antibody-drug conjugates ke sektor peptida, sehingga memungkinkan perusahaan menangani kebutuhan produksi untuk perawatan obesitas dan diabetes GLP-1 serta obat peptida lainnya seiring perusahaan farmasi global memperluas lini obat peptida.
Berita Terkait
Korea Memperluas Dana Pertumbuhan Nasional hingga 200 Triliun Won
Saham Korea Anjlok 6,37% karena Kelemahan Semikonduktor Memicu Circuit Breaker
Samsung Biologics Mengakuisisi PolyPeptide Group senilai 2,7 triliun won
Perusahaan Biotek Korea Mengembangkan ADC Generasi Berikutnya dengan Target dan Muatan yang Baru
Investor Asing Mencapai Tingkat Kemenangan 89,74% pada Hari Net-Buy KOSPI