Samsung Heavy Industries melaporkan laba operasi Q2 2026 sebesar 325 miliar won, melonjak 58,7% year-over-year, seperti diungkap perusahaan pada 24 Juli, menurut Yonhap Infomax. Pendapatan Q2 naik 20,4% menjadi 32,3 triliun won, meski kedua angka tersebut meleset dari ekspektasi analis.
Perusahaan mengaitkan kenaikan dengan peningkatan operasi global dan dimulainya kembali peluncuran kapal berbasis dermaga. Pada paruh pertama 2026, laba operasi naik 82% dan pendapatan tumbuh 19% year-over-year. Samsung Heavy juga mencapai tonggak pesanan baru senilai $10 miliar hingga bulan Juli, terutama didorong oleh pesanan kapal pengangkut LNG.