Samsung Wallet Menambahkan Dukungan Stablecoin dengan Mockup USDC di Galaxy Unpacked

COIN-1,74%
BTC0,37%
ETH0,80%
TRX0,27%
Key Takeaways
  • Samsung mengumumkan dukungan stablecoin native untuk Samsung Wallet pada 22 Juli di Galaxy Unpacked di London.
  • Mockup Samsung Wallet menampilkan USDC milik Circle, stablecoin terbesar kedua berdasarkan nilai pasar secara global.
  • Samsung belum mengungkap model kustodian, detail jaringan blockchain, atau mengonfirmasi kemitraan dengan Circle maupun tanggal peluncuran.

Samsung mengumumkan pada 22 Juli di Galaxy Unpacked di London bahwa Samsung Wallet akan menambahkan dukungan stablecoin asli. Mockup yang ditampilkan memperlihatkan USDC milik Circle, meski Samsung tidak mengonfirmasi Circle sebagai mitra atau memberikan tanggal peluncuran. Langkah ini membangun jejak kripto Samsung: wallet berbasis Knox pada 2019, dukungan hardware wallet pada 2021, dan integrasi Coinbase pada Oktober 2025 yang melayani 75 juta pemilik Galaxy di AS. Pengumuman itu muncul saat pasokan stablecoin global mendekati 310 miliar dolar AS di bawah GENIUS Act yang berumur setahun, menjadikan Samsung salah satu merek smartphone besar pertama yang mengintegrasikan fungsionalitas stablecoin asli bersama kartu pembayaran dan ID.

Samsung Memasukkan Penyimpanan Kripto ke Dalam Ponsel Galaxy Sejak 2019

Samsung memperkenalkan penyimpanan kripto di ponsel Galaxy pada 2019 melalui Knox, sebuah vault yang terisolasi perangkat keras dan dibuka dengan PIN atau sidik jari, dengan dukungan Bitcoin, Ethereum, Tron, dan Stellar. Pada 2021, perusahaan memungkinkan pemilik Galaxy menautkan hardware wallet seperti Ledger Nano S langsung ke vault Knox. Oktober lalu, Samsung memperluas kemitraan Coinbase yang menempatkan pembelian kripto di Samsung Wallet untuk 75 juta pengguna Galaxy di AS. Drew Blackard, wakil presiden senior Samsung untuk manajemen produk mobile, menyebut Samsung Wallet sebagai “alat tepercaya untuk jutaan pengguna Galaxy” saat mengumumkan integrasi Coinbase.

Lee Dinham, manajer produk Samsung, mengatakan di atas panggung pada Galaxy Unpacked bahwa “Samsung Wallet akan berkembang melampaui uang tunai dan tabungan. Samsung Wallet akan merangkul bentuk nilai digital baru, termasuk stablecoin.” Dinham menambahkan bahwa fitur tersebut akan membuat Samsung “salah satu dari merek mobile besar pertama yang membawa stablecoin asli ke sebuah smartphone, memungkinkan transfer nilai digital yang cepat dan tepercaya.”

Samsung Tidak Mengungkap Model Penitipan atau Rincian Blockchain

Samsung belum menentukan apakah fitur stablecoin akan beroperasi secara penitipan (custodial)—di mana Samsung atau pihak ketiga menahan dana pengguna—atau non-penitipan (non-custodial), di mana pengguna mengendalikan kunci privat. Perusahaan juga tidak menyebutkan jaringan blockchain yang akan menjalankan token tersebut. Stablecoin adalah token yang dirancang untuk mempertahankan nilai yang stabil, biasanya 1 dolar AS, dengan jaminan satu banding satu oleh uang tunai atau utang pemerintah jangka pendek. Mockup yang ditampilkan pada acara tersebut memperlihatkan USDC milik Circle, stablecoin terbesar kedua berdasarkan nilai pasar, tanpa mengonfirmasi keterlibatan Circle.

Samsung Meluncurkan Galaxy Card pada Acara yang Sama

Pengumuman stablecoin berbarengan dengan peluncuran Galaxy Card, kartu kredit pertama Samsung di Amerika Serikat. Diterbitkan oleh Barclays di jaringan Visa, kartu ini menawarkan 5% uang kembali untuk pembelian Samsung dan 3% untuk transaksi Samsung Wallet. Kirk Stuart dari Visa menyatakan kartu tersebut mencerminkan bagaimana “konsumen mengharapkan pembayaran tertanam dalam pengalaman digital yang mereka gunakan setiap hari.” Samsung menggambarkan inisiatif yang lebih luas sebagai “pengalaman pembayaran dan imbalan yang aman.”

FAQ

Apa yang Samsung umumkan tentang stablecoin pada 22 Juli?
Samsung mengumumkan di Galaxy Unpacked di London pada 22 Juli bahwa Samsung Wallet akan menambahkan dukungan stablecoin asli. Perusahaan menampilkan mockup dengan USDC milik Circle, tetapi tidak mengonfirmasi Circle sebagai mitra atau memberikan tanggal peluncuran.

Seberapa lama Samsung mendukung kripto di ponsel Galaxy?
Samsung memperkenalkan penyimpanan kripto di ponsel Galaxy pada 2019 melalui Knox, sebuah vault yang terisolasi perangkat keras. Pada 2021, Samsung menambahkan dukungan untuk hardware wallet seperti Ledger Nano S. Pada Oktober 2025, Samsung mengintegrasikan Coinbase ke Samsung Wallet, menjangkau 75 juta pemilik Galaxy di AS.

Apa itu Galaxy Card yang diluncurkan Samsung?
Galaxy Card adalah kartu kredit pertama Samsung di Amerika Serikat, diterbitkan oleh Barclays di jaringan Visa. Kartu ini menawarkan 5% uang kembali untuk pembelian Samsung dan 3% untuk transaksi Samsung Wallet. Samsung mengumumkan kartu tersebut pada acara Galaxy Unpacked yang sama pada 22 Juli.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar