Saudi Aramco Trading dan Adnoc Melanjutkan Pengiriman Minyak Mentah Melalui Selat Hormuz Meski Ada Gangguan

GateNews

Menurut sumber yang berinformasi, Saudi Aramco Trading dan Adnoc terus mengirim minyak mentah melalui Selat Hormuz pada 8 Mei, meskipun volume secara signifikan turun setelah Iran menutup jalur tersebut sepuluh minggu sebelumnya. Adnoc termasuk yang pertama melanjutkan operasi, menyalurkan minyak mentah Upper Zakum melalui perairan Fujairah alih-alih memuat di Pulau Zirku secara tradisional. Data dari Vortexa dan Kpler menunjukkan beberapa kapal tanker minyak mentah berukuran sangat besar telah melintasi selat tersebut dalam beberapa minggu terakhir. Sebuah VLCC sewaan, Fujairah Energy, dijadwalkan memuat minyak mentah untuk pengiriman ke Asia pada 15-17 Mei, menurut perjanjian pengiriman.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar