SBI Ripple Asia meluncurkan platform penerbitan token XRPL di XRPL, mendorong implementasi keuangan yang patuh berbasis blockchain secara langsung di lapangan

XRP0,92%

Berita Gate News: SBI Ripple Asia mengumumkan bahwa platform penerbitan token berbasis XRP Ledger (XRPL) miliknya secara resmi telah menyelesaikan pengembangan dan diluncurkan. Ini menandai langkah penting bagi penerapan blockchain dalam layanan keuangan yang teregulasi. Platform tersebut memungkinkan perusahaan untuk menerbitkan dan mengelola token secara langsung di atas rantai, serta berintegrasi dengan aplikasi yang ada melalui API untuk menghadirkan akses dan pemanfaatan aset digital yang mulus. Selain itu, platform ini mengintegrasikan teknologi kontrol dompet yang memenuhi persyaratan regulasi untuk instrumen keuangan, guna memastikan kepatuhan serta keamanan.

SBI juga memperoleh kualifikasi penerbit instrumen pembayaran prabayar dari pihak ketiga pada 26 Maret 2026, sehingga perusahaan dapat menerbitkan instrumen pembayaran prabayar yang tokenized sesuai dengan Undang-Undang Layanan Pembayaran Jepang. Dengan demikian, teknologi blockchain dipadukan dengan produk keuangan yang patuh terhadap regulasi. Sistem ini direncanakan akan diterapkan pada skenario nyata seperti destinasi wisata dan zona ekonomi regional, serta meningkatkan mekanisme pembayaran dan loyalitas melalui insentif digital, sehingga menyediakan dukungan infrastruktur bagi penerapan XRPL dalam perekonomian riil.

Selain itu, baru-baru ini SBI bekerja sama dengan DSRV Korea untuk menjalankan riset XRPL, dengan fokus pada optimalisasi efisiensi pembayaran lintas negara antara Jepang dan Korea. Tim riset akan mengeksplorasi cara untuk meningkatkan proses pembayaran, menangani tantangan seperti koordinasi regulasi, integrasi dengan sistem yang sudah ada, dan kendala operasional, serta mendorong penerapan XRPL dalam koridor pembayaran regional. Jika riset tersebut berhasil, hal itu akan memberikan contoh percontohan bagi institusi di Asia untuk mengadopsi solusi penyelesaian berbasis blockchain, serta semakin memperkuat posisi XRP dalam skenario keuangan dunia nyata.

Secara keseluruhan, platform dari SBI Ripple Asia ini tidak hanya merepresentasikan terobosan teknis dalam tokenisasi XRPL, tetapi juga menunjukkan tren baru yang menggabungkan blockchain dengan keuangan yang patuh regulasi. Ke depan, perusahaan ini berencana untuk memperdalam kerja sama dengan mitra dan komunitas, memperluas penerapan aset digital dalam keuangan tradisional dan ekonomi regional, serta menyediakan solusi inovatif untuk pembayaran dan pengelolaan aset bagi perusahaan dan konsumen.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.

Artikel Terkait

ETF XRP Catat Arus Masuk Rekor $81,59 Juta pada April saat Permintaan Institusional Makin Meningkat

Menurut analis pasar Crypto Patel, XRP ETF mencatat arus masuk bersih sebesar 81,59 juta dolar AS pada April 2026, dengan 57,96 juta unit XRP diperdagangkan di seluruh produk. Angka tersebut menjadi arus masuk ETF bulanan XRP terkuat sejak Desember 2025. Di pasar ETF kripto AS yang lebih luas, total arus masuk bersih

GateNews18menit yang lalu

Bitcoin Menembus Resistensi $82.300 Hari Ini, Kapitalisasi Pasar Mencapai $1,64 Triliun dalam Kenaikan 5% Selama Lima Hari

Menurut Coincodex, Bitcoin menembus area resistensi $82.000 hari ini, diperdagangkan di dekat $82.300 dan mencapai level tertingginya sejak akhir Januari. Pergerakan ini memperpanjang kenaikan selama lima hari sebesar lebih dari 5% dan mendorong kapitalisasi pasar BTC menjadi sekitar $1,64 triliun, dengan perdagangan 24 jam sebesar

GateNews5jam yang lalu

Perdagangan XRP Melampaui $1,42 karena Pola Bull Flag Mencerminkan Terobosan 2025 yang Memicu Reli 66%

XRP diperdagangkan di atas $1,42 saat para analis mengidentifikasi pola bull flag berulang yang mirip dengan struktur yang mendahului reli 66% pada 2025. Pemampatan harga di dekat level $1,42 terjadi di tengah kondisi likuiditas yang menipis, menurut pengamat pasar yang memantau analisis teknikal tersebut

GateNews7jam yang lalu

ETF Spot XRP Catat $11,28 Juta dalam Net Inflows Semalam, Dipimpin Canary XRPC

Menurut ChainCatcher dengan mengutip data SoSoValue, ETF spot XRP mencatat arus masuk bersih gabungan sebesar 11,28 juta dolar AS kemarin (5 Mei). Canary XRP ETF (XRPC) memimpin arus masuk dengan 7,50 juta dolar AS, sehingga total arus masuk bersih kumulatifnya menjadi 432 juta dolar AS, sementara Bitwise XRP ETF (XRP) menambahkan 2,68 juta dolar AS. Total ETF spot XRP

GateNews13jam yang lalu

XRP Bertahan di Dekat $1,37 karena Arus Masuk ETF Mendukung Potensi Terobosan

Wawasan Utama XRP diperdagangkan dalam saluran naik yang makin ketat, dengan resistensi di sekitar $1,40 dan SAR pada $1,4734 yang menentukan arah breakout jangka pendek. Arus masuk spot ETF ke XRP tetap positif, mencapai $1,30 miliar secara kumulatif, sementara dana Bitcoin dan Ethereum mencatat arus keluar yang signifikan dalam

CryptoNewsLand20jam yang lalu
Komentar
0/400
Tidak ada komentar