Pengadilan Seoul Memutuskan Pembatasan Hak Suara Koryozing untuk Young Poong secara ilegal, Memerintahkan Kompensasi sebesar 100 juta Won

Menurut Herald Business, pada 10 Juli, Pengadilan Distrik Pusat Seoul memutuskan bahwa pembatasan Koryozing atas hak suara Young Poong dalam rapat pemegang saham luar biasa pada Januari 2025 adalah ilegal. Pengadilan menyimpulkan bahwa Park Ki-deok, direktur utama (CEO) Koryozing sekaligus ketua rapat, melanggar kewajiban kehati-hatian dengan membatasi hak suara Young Poong atas 25,42% saham tanpa dasar hukum. Pengadilan memerintahkan Park untuk membayar Young Poong 100 juta won sebagai ganti rugi plus bunga. Pengadilan menilai bahwa SMC, anak usaha asal Australia, tidak memenuhi syarat sebagai perusahaan perseroan (joint stock company) menurut hukum Korea Selatan dan karena itu tidak dapat memicu pembatasan hak suara berdasarkan aturan kepemilikan saham timbal balik. Koryozing menyatakan bahwa putusan tersebut tidak memengaruhi struktur tata kelola yang sedang berjalan, dengan catatan rapat pemegang sahamnya pada Maret 2025 dinyatakan sah oleh pengadilan.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar