Menurut First Financial, produk daging babi anak usaha Shuanghui Development diuji positif mengandung lincomycin dengan kadar 37 kali batas standar pada 25 Mei. Pada 26 Mei, saham perusahaan turun 3,9% menjadi 24,8 yuan per saham, dengan kapitalisasi pasar 85,9 miliar yuan.
Perusahaan menyebut kelebihan tersebut disebabkan penggunaan lincomycin dalam operasi peternakan babi hulu, bukan masalah pengolahan internal. Shuanghui mengatakan pihaknya akan memperketat manajemen pemasok dan meningkatkan frekuensi pengujian untuk residu antibiotik.