Menurut The Fact, kepemilikan saham Ketua SK Group Chey Tae-won anjlok sekitar 1,557 triliun won pada periode 24–28 Juli, saat saham SK terpuruk 18,32% dari 655.000 won menjadi 535.000 won. Kejatuhan saham tersebut terjadi setelah pengadilan memerintahkan Chey untuk membayar 944 miliar won secara tunai guna menyelesaikan kasus pembagian aset pada 24 Juli, dengan potensi bunga tahunan 5% yang terus bertambah jika pembayaran ditunda.
Rasio pinjaman berbasis saham Chey memburuk tajam, naik dari 33,4% pada akhir Juni menjadi perkiraan 53,5% pada 28 Juli, menurut data regulator keuangan dan analisis pasar. Beban utang yang terus menumpuk di tengah nilai agunan yang terus menurun telah mempersempit pilihannya untuk menggalang dana yang dibutuhkan, sehingga berpotensi memaksanya mempertimbangkan penjualan saham langsung atau likuidasi aset.