Menurut data Stocktwits, saham Super Micro Computer Inc. (SMCI) memantul 1,3% pada perdagangan semalam pada 11 Juni setelah anjlok 28% pada Rabu (10 Juni), penurunan terburuknya dalam hampir tiga bulan terakhir. Aksi jual dipicu oleh pengumuman perusahaan tentang penawaran ekuitas senilai $7 miliar dan memicu kekhawatiran dilusi di kalangan investor.
Dalam pengumuman tersebut, SMCI mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima sekitar $39 miliar pesanan baru dari 20 pelanggan untuk server AI canggih dalam beberapa pekan terakhir. Namun, trader ritel di Stocktwits tetap terpecah soal keabsahan pesanan itu. Sementara sebagian melihat penurunan sebagai peluang setelah kondisi terlalu jual, yang lain menyatakan skeptis, dengan salah satu trader mengatakan: "$SMCI would go back up if they showed proof of 39bil in orders." Sentimen itu sebagian bersumber dari kekhawatiran terhadap kredibilitas manajemen setelah dakwaan pada bulan Maret terhadap salah satu pendiri perusahaan atas tuduhan terkait penjualan ilegal server AI canggih kepada pelanggan dari Tiongkok.