Korea Selatan dan Jepang Mengungkap Desain Arsitektur Vertikal HBM untuk Meningkatkan Kecepatan Bandwidth Memori AI sebesar 80%

Pada konferensi VLSI IEEE/JSAP 2026, tim riset dari UNIST Korea Selatan dan University of Tokyo Jepang secara independen mengumumkan dua arsitektur memori bandwidth tinggi (HBM) baru—V-Die dan MOSAIC—yang memutar chip DRAM dari orientasi horizontal ke vertikal untuk meningkatkan pembuangan panas dan mengatasi kemacetan memori pada chip AI.

Arsitektur V-Die dari UNIST memutar chip DRAM 90 derajat dan menempatkannya secara vertikal menggunakan melalui-silikon via (TSV), sehingga membebaskan ruang untuk sel memori tambahan sekaligus memperkenalkan kanal pendingin cair di antara chip. Data simulasi menunjukkan V-Die mencapai 540 token per detik saat menjalankan beban kerja setara GPT-3, hampir dua kali lipat 296 token per detik dari HBM4 konvensional. MOSAIC dari University of Tokyo menggunakan penumpukan chip ortogonal dengan antarmuka antar-chip tanpa kontak melalui kopling micro-inductor, mencapai 4 Gbps per kanal dan berpotensi menggandakan kapasitas HBM4 pada konfigurasi DRAM-on-GPU. Kedua desain bertujuan mengatasi kemacetan kritis bandwidth memori yang membatasi akselerator AI saat ini, meski keduanya masih berada pada tahap simulasi akademik.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar