Layanan Pengawas Keuangan Korea Selatan (FSS) menerbitkan pedoman pinjaman otomatis dengan pengamanan (auto-secured) yang baru bagi bank tabungan pada 24 Juli, dengan membatasi rasio pinjaman terhadap nilai jaminan (Loan-to-Value/LTV) pada 100% dan mewajibkan setiap jumlah yang melebihi rasio tersebut ditanggung sebagai pinjaman kredit standar. Langkah ini bertujuan mencegah efek “balon” setelah pengetatan regulasi pinjaman kredit yang diterapkan pada 27 Juni. Permohonan rata-rata harian untuk pinjaman auto-secured individu di bank tabungan melonjak sekitar 150% setelah regulasi 27 Juni, mencapai 5.636 per hari kerja dibanding 2.230 per hari selama Januari hingga Mei, menurut data yang diserahkan FSS kepada kantor anggota parlemen Kim Sang-hoon pada 19 Juli. Pedoman ini mengikuti arahan serupa yang dikeluarkan lebih awal kepada sektor pembiayaan keuangan, di mana penyaluran pinjaman yang berlebihan di luar nilai jaminan kendaraan memunculkan kekhawatiran.
FSS Tetapkan Batas LTV 100% untuk Pinjaman Auto-Secured di Bank Tabungan
FSS membagikan pemberitahuan kerja sama bisnis berjudul “Tindakan Pencegahan Terkait Pinjaman Auto-Secured (Rumah Tangga)” kepada bank tabungan individual pada 24 Juli. Pemberitahuan tersebut mengharuskan pinjaman auto-secured beroperasi dalam LTV 100% sebagai prinsip, dan setiap jumlah pinjaman yang melebihi rasio ini harus disaring serta diterbitkan dengan standar yang sama seperti pinjaman kredit umum. Sebelumnya, tidak ada regulasi LTV yang eksplisit untuk pinjaman auto-secured, namun FSS kini secara efektif menetapkan 100% sebagai tolok ukur pengelolaan. Dengan aturan ini, jika batas pinjaman kredit peminjam telah habis hingga level pendapatan tahunannya, mendapatkan pinjaman yang melebihi nilai jaminan kendaraan menjadi sulit.
FSS mengecualikan pinjaman kendaraan niaga dari regulasi batas pendapatan tahunan pinjaman kredit, bahkan ketika LTV melebihi 100%, dengan mengakui bahwa pinjaman ini menggunakan kendaraan untuk kepentingan usaha sebagai jaminan. FSS dilaporkan menjelaskan pedoman tersebut melalui telepon kepada sejumlah bank tabungan dengan portofolio pinjaman auto-secured yang relatif besar.
Pengajuan Pinjaman Mobil Lonjak 150% Pasca Pengetatan Kredit 27 Juni
Data yang diserahkan FSS kepada kantor anggota parlemen Kim Sang-hoon pada 19 Juli menunjukkan bahwa pengajuan rata-rata harian untuk pinjaman auto-secured individu di bank tabungan mencapai 5.636 per hari kerja setelah regulasi pinjaman kredit 27 Juni mulai berlaku. Ini merupakan kenaikan sekitar 150% dari rata-rata harian 2.230 pengajuan yang tercatat selama Januari hingga Mei. Sektor bank tabungan, di mana pinjaman kredit rumah tangga menyumbang lebih dari 40% dari total portofolio pinjaman, mengejar diversifikasi pendapatan sejak batas pinjaman kredit dibatasi agar berada dalam pendapatan tahunan peminjam mulai tahun lalu.
Meskipun sebelumnya terdapat sedikit kasus pinjaman auto-secured yang melampaui LTV 100%, sektor ini menunjukkan tanda perluasan produk yang relatif lebih sedikit terdampak oleh regulasi pinjaman rumah tangga—seperti pinjaman auto-secured dan pinjaman bisnis—setelah regulasi pinjaman kredit diperketat. FSS tampaknya telah memulai pengelolaan preventif sebagai respons.
FSS Klarifikasi Prinsip untuk Standar Penjaminan Pinjaman Auto
FSS sebelumnya mengeluarkan pedoman kehati-hatian yang identik kepada sektor pembiayaan keuangan setelah muncul kekhawatiran terkait kasus pinjaman auto-secured yang melebihi nilai jaminan kendaraan. Langkah terbaru ini memperbaiki praktik di mana pinjaman auto-secured, meskipun pada dasarnya diterbitkan dalam nilai jaminan kendaraan, juga bisa melebihi nilai kendaraan dengan mencerminkan kelayakan kredit peminjam dan kapasitas pembayaran. Seorang pejabat FSS menyatakan, “Di antara bank tabungan, hanya sebagian yang menangani pinjaman auto-secured, dan skalanya lebih kecil dibanding sektor pembiayaan keuangan, dengan penerbitan terkonsentrasi pada beberapa perusahaan saja. Kami menyampaikan prinsip bahwa pinjaman auto-secured harus ditangani dalam LTV 100%, dan setiap kelebihan harus disaring dengan standar yang sama seperti pinjaman kredit umum, untuk menormalisasi bagian pasar ketika pinjaman auto-secured dijalankan secara berlebihan.”
FAQ
Apa yang dilakukan FSS Korea Selatan pada 24 Juli terkait pinjaman auto-secured?
FSS menerbitkan pedoman kepada bank tabungan dengan membatasi LTV pinjaman auto-secured pada 100%, dengan jumlah yang melebihi itu diwajibkan untuk ditanggung sebagai pinjaman kredit standar.
Mengapa pengajuan pinjaman mobil di bank tabungan meningkat setelah 27 Juni?
Pengajuan melonjak sekitar 150% karena peminjam mencari alternatif setelah pengetatan regulasi pinjaman kredit yang diterapkan pada 27 Juni, yang membatasi batas pinjaman kredit hingga pendapatan tahunan peminjam.