Menurut Korea Exchange (KRX) dan Yonhap Infomax, investor ritel Korea Selatan telah mengakumulasi pembelian ETF neto sebesar 69,5 triliun won sejak awal tahun hingga 26 Juli, yang menyumbang 63,2% dari total arus masuk neto pasar KOSPI sebesar 109,9 triliun won. Pada paruh pertama 2026, pembelian neto mencapai 61,9 triliun won (33 triliun pada Q1 dan 28,9 triliun pada Q2), dengan tambahan pembelian 1 triliun won pada Juli.
Meski terjadi fase penyesuaian pasar baru-baru ini, investor ritel terus menyalurkan modal melalui ETF. Dalam sebulan terakhir (23 Juni hingga 23 Juli), ETF covered call dan yang berfokus pada dividen menarik sekitar 2 triliun won dalam arus masuk neto, sementara ETF pertumbuhan bertema semikonduktor, teknologi luar angkasa, dan AI mengalami arus keluar. Hal ini menunjukkan pergeseran preferensi investor dari aset berpertumbuhan tinggi ke strategi yang menghasilkan pendapatan di tengah meningkatnya volatilitas pasar.