Menurut Kim Yong-beom, sekretaris kebijakan utama presiden, otoritas keuangan Korea Selatan sedang meninjau langkah tambahan untuk mengurangi dampak terhadap pasar dari ETF leverage pada satu saham per 19 Juli. Saat berbicara di acara KBS Sunday Diagnosis, Kim mengatakan pemerintah mempertimbangkan untuk memperpanjang jendela penyeimbangan (rebalancing) saat ini dari 30 menit menjadi dua jam, serta kemungkinan menggunakan derivatif alih-alih transaksi berbasis kas untuk mengelola spread antara nilai aset bersih (NAV) dan harga pasar.
Langkah-langkah ini menyusul langkah-langkah sebelumnya yang diumumkan pada 16 Juli, termasuk persyaratan setoran kas minimum senilai 30 juta won dan perdagangan terikat wajib sebanyak 20 saham per lot. Asosiasi Investasi Keuangan Korea sebelumnya telah memperketat persyaratan margin dengan menurunkan spread yang diizinkan dari 3% menjadi 2% untuk semua ETF dan ETN.