Menurut News1, indeks KOSPI Korea Selatan turun 612,4 poin (7,57%) selama pekan 6-10 Juli, dari 8.088,34 menjadi 7.475,94.
Penurunan tajam dipicu oleh hasil kuartal kedua Samsung Electronics yang kuat, yang justru meningkatkan kekhawatiran bahwa pertumbuhan pendapatan semikonduktor mungkin telah mencapai puncaknya. Pasar juga mendapat tekanan dari ketegangan militer AS-Iran yang kembali memanas, setelah Iran menyerang kapal-kapal niaga di Selat Hormuz, memicu serangan udara Amerika dan memunculkan pertanyaan mengenai kemungkinan kesepakatan gencatan senjata antara kedua negara.