SpaceX secara resmi masuk ke Nasdaq-100 pada hari Selasa, menandai salah satu penambahan tercepat ke indeks berfokus teknologi setelah debut pasar publiknya baru-baru ini. Langkah ini secara otomatis membawa raksasa aerospace dan teknologi ke dalam portofolio yang dimiliki oleh jutaan investor melalui dana pelacak indeks, sekaligus memicu pembelian besar-besaran dari produk investasi pasif yang mengikuti patokan tersebut.
Pencapaian ini juga menciptakan pergerakan tajam di seluruh produk yang diperdagangkan di bursa terkait. ETF bear leveraged SPCX turun sekitar 29% karena investor memposisikan diri untuk permintaan yang meningkat terkait dengan masuknya SpaceX dan sentimen pasar yang membaik terhadap saham tersebut.
Pembelian pasif menjadi sorotan
Penambahan Nasdaq-100 memaksa dana yang mereplikasi indeks untuk membeli saham SpaceX, menghasilkan miliaran dolar AS dalam aliran masuk pasif yang diharapkan. Para analis telah memandang inklusi ini sebagai peristiwa besar karena memperluas kepemilikan institusional hanya beberapa minggu setelah penawaran umum perdana perusahaan.
Beberapa faktor berkontribusi pada masuknya indeks yang sangat cepat:
- Kapitalisasi pasar SpaceX yang sangat besar setelah IPO-nya.
- Aturan Nasdaq yang diperbarui memungkinkan inklusi yang lebih cepat untuk perusahaan besar yang memenuhi syarat.
- Permintaan investor yang kuat untuk eksposur melalui dana indeks dan ETF.
Meskipun pembelian pasif sering memberikan dukungan jangka pendek, para ahli strategi pasar memperingatkan bahwa inklusi indeks saja tidak menjamin keuntungan yang berkelanjutan. Data historis menunjukkan perusahaan yang baru ditambahkan ke Nasdaq-100 sering mengalami volatilitas yang meningkat selama minggu-minggu pertama mereka dalam patokan tersebut.
Investor fokus pada fundamental jangka panjang
Meskipun pencapaian indeks ini merupakan prestasi lain bagi SpaceX, investor masih terpecah mengenai valuasinya. Beberapa analis percaya pembelian wajib dari dana pasif dapat terus mendukung saham dalam jangka pendek. Yang lain berpendapat bahwa kinerja di masa depan akan lebih bergantung pada pertumbuhan pendapatan, profitabilitas, dan eksekusi daripada pembelian teknis terkait keanggotaan indeks.
Perusahaan tersebut masih belum memenuhi syarat untuk S&P 500 berdasarkan persyaratan indeks saat ini, yang berarti gelombang permintaan pasif potensial lainnya tidak mungkin terjadi dalam waktu dekat.
Dengan debut Nasdaq-100 yang selesai, perhatian kini beralih dari mekanisme indeks ke kinerja keuangan SpaceX dan apakah perusahaan dapat membenarkan ekspektasi tinggi yang tercermin dalam valuasi pasarnya.