Spot ETF Bitcoin Mencatat Arus Keluar 648,6 Juta Dolar AS, Terbesar Sejak Januari

BTC0,16%
IBIT-2,92%
USDC0,01%

ETF bitcoin spot berbasis bursa di AS mencatat arus keluar bersih satu hari terbesar sejak 29 Januari pada Senin, dengan arus keluar bersih 648,6 juta dolar AS di tujuh dana, menurut data dari SoSoValue. Ini memperpanjang total arus keluar bersih minggu lalu sebesar 1 miliar dolar AS, yang mengakhiri rangkaian positif selama enam pekan. Arus keluar mencerminkan kombinasi pengambilan profit, ketidakpastian makro, dan kenaikan imbal hasil U.S. Treasury yang membuat imbal hasil tanpa risiko menjadi lebih menarik saat likuiditas global mengencang.

Rincian Arus Keluar per Dana

IBIT milik BlackRock memimpin arus keluar dengan 448,3 juta dolar AS, diikuti ARKB dari Ark & 21Shares sebesar 109,6 juta dolar AS dan FBTC milik Fidelity sebesar 63,4 juta dolar AS. Dana dari Bitwise, VanEck, Invesco, dan Franklin Templeton juga mencatat arus negatif pada hari tersebut.

Konteks Pasar dan Pendorong Makro

Bitcoin turun di bawah 77.000 dolar AS selama akhir pekan, terdampak ketegangan AS-Iran yang kembali memanas dan harga minyak yang naik, yang memicu kekhawatiran inflasi yang persisten. Imbal hasil U.S. Treasury yang lebih tinggi mendorong arus keluar ETF saat likuiditas global mengencang, berpadu dengan kekhawatiran inflasi untuk mendorong de-risking jangka pendek di kalangan investor institusional.

Dominick John, analis di Zeus Research, menggambarkan arus keluar ini sebagai “pergeseran risk-off institusional jangka pendek, didorong oleh profit-taking dan ketidakpastian makro.” Ia mencatat bahwa “institusi tetap aktif tetapi lebih taktis, menggunakan ETF sebagai alat likuiditas untuk mengelola eksposur. Arus kini bergantung pada suku bunga dan volatilitas, sementara modal tetap berada di sela-sela.”

Posisi Bitcoin Saat Ini

Bitcoin sedang konsolidasi di sekitar zona support kunci 76.000–77.000 dolar AS, menurut John. Stablecoin utama yang dipimpin USDT dan USDC telah mengembang dalam kapitalisasi pasar, menandakan likuiditas yang tersisih sedang terkumpul dan memosisikan diri untuk peluang pembelian saat harga turun jika harga menguji kembali level-level kunci.

Andri Fauzan Adziima, kepala riset di Bitrue Research Institute, menilai bahwa “volatilitas jangka dekat tetap tinggi, tetapi penurunan ini terlihat seperti pencernaan yang sehat dalam tren kenaikan yang lebih luas.” Para analis menekankan trader perlu memantau sinyal dari Ketua Federal Reserve baru Kevin Warsh, terutama nada bicaranya soal inflasi, suku bunga, dan kebijakan.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar